Vatikan Minta Italia Cabut RUU Anti-Homofobia

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 17:16 WIB
Belum lama ini Vatikan melaporkan kasus pertama terkait penyebaran virus corona. Kasus tersebut menambah daftar panjang kota dan negara yang terdampak COVID-19.
Ilustrasi (dok. AP Photo/Andrew Medichini)
Vatican City -

Vatikan mengajukan keberatan diplomatik secara resmi terhadap rancangan undang-undang (RUU) melawan homofobia yang sedang diperdebatkan di parlemen Italia. Keberatan diplomatik semacam ini dari Vatikan tergolong 'belum pernah terjadi sebelumnya'.

Seperti dilansir AFP, Selasa (22/6/2021), RUU bernama Zan itu mengatur hukuman untuk tindakan diskriminasi dan penghasutan kekerasan terhadap kelompok gay, lesbian, transgender dan penyandang disabilitas. RUU itu tengah dibahas dalam parlemen Italia.

Menurut surat kabar Corriere della Sera, Vatikan berargumen dalam keberatan diplomatik resminya bahwa RUU itu melanggar Concordat, yang merupakan perjanjian bilateral antara Italia dan Takhta Suci di Vatikan.

"Ini adalah tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah hubungan antara kedua negara -- atau setidaknya, tidak ada preseden publik," sebut Corriere della Sera dalam laporannya.

Disebutkan Corriere della Sera bahwa Menteri Luar Negeri Vatikan di bawah pimpinan Paus Fransiskus, Uskup Agung Paul Richard Gallagher, mengirimkan surat keberatan atau yang disebut 'note verbale' itu kepada Kedutaan Besar Italia di Takhta Suci pada 17 Juni lalu.

Surat keberatan itu menyatakan bahwa RUU Zan akan melanggar Concordat dengan membatasi kebebasan beragama dan berekspresi dari para penganut Katolik. Ini dikarenakan sekolah-sekolah Katolik tidak akan terhindari dari kewajiban untuk terlibat dalam hari nasional yang baru untuk melawan homofobia, lesbofobia dan transfobia.

Surat keberatan itu, menurut Corriere della Sera, juga menyampaikan kekhawatiran bahwa umat Katolik di masa mendatang terancam tindakan hukum jika mengekspresikan pendapat yang bertentangan dengan hak-hak kelompok LGBT.

Lihat juga video 'Penembakan Brutal Terjadi di Italia, Bunuh Lansia dan 2 Anak-anak':

[Gambas:Video 20detik]