Truk Tabrak Kerumunan Parade LGBT di Florida, 1 Orang Tewas

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 23:55 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Florida -

Sebuah truk menabrak kerumunan massa parade LGBT di Florida. Akibatnya 1 orang tewas dan beberapa di antaranya terluka.

Dilansir dari AFP, insiden itu terjadi di awal parade dan festival Wilton Manors Stonewall, sebuah perayaan LGBT. Pihak kepolisian masih mengevaluasi segala kemungkinan. Hingga kini, belum diketahui apakah insiden tersebut merupakan suatu serangan yang disengaja atau kecelakaan.

Sang sopir truk telah diamankan. Sementara korban yang terluka telah dievakuasi ke rumah sakit setempat.

Diketahui, pengemudi truk dan korban merupakan anggota Fort Lauderdale Gay Men's Chorus. Ketua Fort Lauderdale Gay Men's, Justin Knight, menyebut insiden itu sebagai 'kecelakaan yang tidak menguntungkan'.

"Pikiran dan doa kami bersama mereka yang terkena dampak kecelakaan yang terjadi ketika Parade Kebanggaan Stonewall baru saja dimulai," kata Justin dalam pernyataan seperti dilansir AFP, Minggu (20/6/2021),

"Sesama anggota Chorus kami adalah mereka yang terluka dan pengemudinya juga merupakan bagian dari keluarga Chorus. Setahu saya, ini bukan serangan terhadap komunitas LGBT. Kami mengantisipasi detail lebih lanjut untuk mengikuti dan meminta dukungan komunitas," lanjutnya.

Walikota Fort Lauderdale Dean Trantalis mengatakan kepada wartawan lokal bahwa ia menduga kecelakaan itu disengaja. Dean menyebutnya sebagai 'serangan teroris terhadap komunitas LGBT'.

Dean menduga pengemudi truk menargetkan seorang anggota kongres Demokrat, Debbie Wasserman Schultz, yang tengah duduk dalam mobilnya tak jauh dari kerumunan parade.

Sementara itu, Wasserman Schultz mengatakan di Twitter bahwa dia sangat terguncang dengan apa yang telah terjadi.

"Saya sangat terguncang dan hancur karena satu nyawa hilang," tulis Wasseran.

"Staf saya, relawan dan saya untungnya selamat," tambahnya.

Sheriff Broward County, Gregory Tony mengatakan di Facebook bahwa dia juga berada di tempat kejadian. Ia berdoa untuk keselamatan para korban yang terluka.

"Tragedi ini terjadi dalam jarak beberapa kaki dari saya dan tim saya (Kantor Sheriff Broward), dan kami sangat terpukul setelah menyaksikan insiden mengerikan ini," katanya.

"Doa kami bersama para korban dan keluarga mereka. Pastikan untuk memeluk orang yang Anda cintai malam ini," sambungnya.

(isa/isa)