Netanyahu Masih Tempati Rumah Dinas PM Israel, Sampai Kapan?

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 17:43 WIB
Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu speaks to the Israeli Parliament in Jerusalem, Sunday, May 30, 2021. (Yonatan Sindel/Pool via AP)
Mantan PM Israel, Benjamin Netanyahu (Foto: Yonatan Sindel/Pool via AP)
Tel Aviv -

Mantan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dikabarkan masih menempati kediaman resmi Perdana Menteri hingga beberapa minggu kedepan. PM Israel terpilih, Naftali Bennett memberikan tenggat waktu agar dalam 14 hari Netanyahu segera meninggalkan kediaman tersebut.

Seperti dilansir dari Times of Israel, Minggu (20/6/2021), sebenarnya Netanyahu dan keluarganya sedang berkemas dan bersiap untuk pindah ke kediaman pribadi di daerah Caesarea. Namun sebuah sumber menyebut hal itu membutuhkan waktu selama beberapa minggu.

Netanyahu hanya akan tinggal beberapa bulan di Caesarea. Ia dan keluarga akan segera pindah ke apartemen di Azza Street, Yerusalem usai standar keamanan disiapkan.

Selama ini, memang belum ada aturan resmi terkait kapan mantan perdana menteri harus mengosongkan rumah dinas di Balfour Street, Yerusalem itu. Namun rencananya, koalisi pendukung Benneth akan mengatur undang-undang tersebut di masa mendatang.

Lalu Bagaimana dengan Bennett?

Selagi menunggu perpindahan Netanyahu, Benneth yang baru saja dilantik, untuk sementara waktu tinggal di rumah keluarganya di Ra'anana.

Sebuah kelompok yang memimpin protes anti-Netanyahu selama setahun terakhir mengirim surat ancaman ke Kantor Perdana Menteri pada hari Selasa (15/6) lalu. Surat tersebut berisi ancaman pengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi jika Netanyahu tidak mengosongkan kediaman resmi Perdana Menteri pada 27 Juni mendatang.

Surat itu diajukan sehari setelah mantan duta besar AS untuk PBB, Nikki Haley, memposting foto dengan Netanyahu di kediaman resmi PM Israel tersebut. Tak hanya Nikki Halet, ada juga pendiri Christian United For Israel, John Hagee yang hadir.

Unggahan tersebut pun memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Para kritikus mempertanyakan kenapa Netanyahu masih menggunakan kediaman itu untuk menjamu pejabat asing.

Kediaman Perdana Menteri Israel, yang secara resmi bernama Beit Aghion, terletak di sudut jalan Smolenskin dan Balfour. Kediaman tersebut berada di lingkungan kelas atas Rehavia, Yerusalem Tengah.

(izt/dhn)