International Updates

WHO Desak Indonesia Perketat PSBB, Israel Kembali Gempur Gaza

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 17:47 WIB
3D ILLUSTRATION VIRUS WITH Indonesia FLAG, CORONAVIRUS, Flu coronavirus floating, micro view, pandemic virus infection, asian flu.
ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Alexander Sanchez)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti peningkatan kasus infeksi virus Corona (COVID-19) yang dipicu oleh varian-varian baru di Indonesia. WHO mendesak pemerintah Indonesia untuk memperketat pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dalam laporan situasinya, WHO mencatat bahwa peningkatan drastis tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau Bed occupancy ratio (BOR) telah menjadi kekhawatiran besar, dan memerlukan penerapan langkah-langkah kesehatan dan sosial masyarakat yang lebih ketat, termasuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Dengan meningkatnya penularan karena variants of concern, diperlukan tindakan segera untuk mengatasi situasi di banyak provinsi," kata WHO dalam laporan situasinya pada Kamis (17/6) yang diberitakan Associated Press, Jumat (18/6/2021).

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (18/6/2021):

- Lagi-lagi Penembakan Brutal di AS, 1 Orang Tewas dan Belasan Luka

Sedikitnya satu orang tewas dan belasan orang lainnya luka-luka dalam penembakan brutal di Arizona, Amerika Serikat (AS). Pelaku yang melakukan penembakan dari dalam kendaraannya, telah ditangkap oleh polisi setempat.

Seperti dilansir AFP, Jumat (18/6/2021), penembakan brutal ini berlangsung selama 1,5 jam pada Kamis (17/6) waktu setempat, dengan pelaku melepas tembakan dari dalam kendaraannya di sedikitnya delapan lokasi berbeda di area luar kota Phoenix.

Motif penembakan belum diketahui pasti. Namun kepolisian setempat menduga penembakan ini dilakukan secara acak.

- Kim Jong-Un: Korut Harus Siap untuk Dialog dan Konfrontasi dengan AS

Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-Un, menyatakan negaranya perlu bersiap untuk 'dialog dan konfrontasi' dengan Amerika Serikat (AS) di bawah pimpinan Presiden Joe Biden.

Seperti dilansir AFP, Jumat (18/6/2021), dalam rapat pleno dengan komisi pusat Partai Buruh Korea pada Kamis (17/6) waktu setempat, Kim Jong-Un menguraikan strateginya untuk hubungan antara Korut dan AS dan 'kecenderungan kebijakan untuk pemerintahan AS yang baru'.

"(Kim Jong-Un) Menekankan perlunya bersiap baik untuk dialog dan konfrontasi, terutama untuk sepenuhnya siap bagi konfrontasi demi melindungi martabat negara kita," tegas Kim Jong-Un seperti dilaporkan kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA).

Kim Jong-Un juga menyebut bahwa persiapan diperlukan untuk secara kredibel menjamin 'lingkungan yang damai'.

- Korsel Campur Vaksin AstraZeneca dan Pfizer untuk Warganya

Sekitar 760.000 warga Korea Selatan (Korsel) yang telah menerima dosis pertama suntikan vaksin virus Corona (COVID-19) buatan AstraZeneca akan ditawari vaksin Pfizer-BioNTech sebagai dosis kedua mereka.

Opsi ini diambil otoritas Korsel karena adanya penundaan pengiriman oleh program berbagi vaksin global, COVAX. Demikian seperti dilansir Reuters, Jumat (18/6/2021).

Tonton juga Video: Varian Delta Bikin WHO Cemas: Dunia Lelah, Tapi Virus Makin 'Fit'

[Gambas:Video 20detik]