Pilpres Iran Digelar, Khamenei Ajak Warga Gunakan Hak Pilih

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 16:41 WIB
In this picture released by the official website of the office of the Iranian supreme leader, Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei casts his ballot for the presidential elections, in Tehran, Iran, Friday, June 18, 2021. Iran began voting Friday in a presidential election tipped in the favor of a hard-line protege of Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei, fueling public apathy and sparking calls for a boycott in the Islamic Republic. (Office of the Iranian Supreme Leader via AP)
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menggunakan hak pilih dalam pilpres Iran (Office of the Iranian Supreme Leader via AP)

Namun berdasarkan Badan Polling Mahasiswa Iran, seperti dilansir Associated Press, diperkirakan jumlah pemilih hanya akan mencapai 44 persen, yang berpotensi akan mencapai rekor terendah sejak Revolusi Islam tahun 1979.

Meski demikian, kemenangan Raisi yang telah diprediksi akan terjadi pada momen penting Iran. Pemerintahan selanjutnya harus menghadapi krisis ekonomi yang diperburuk oleh pandemi virus Corona (COVID-19), menyerukan reformasi konstitusional dan menjawab pertanyaan yang bermunculan soal rencana suksesi Khamenei.

Iran juga tengah terlibat perundingan dengan Amerika Serikat (AS) untuk membangkitkan kembali kesepakatan nuklir tahun 2015.

"Adalah hak rakyat untuk marah dan mungkin beberapa marah atas situasi terkini, tapi saya meminta seluruh rakyat Iran untuk datang ke tempat pemungutan suara untuk menyelesaikan masalah," tulis Raisi dalam pernyataan via Twitter.

"Saya harap rakyat akan merasakan perubahan segera ... Saya menganggap dirinya saya sebagai pelayan dari semua rakyat Iran," imbuhnya, seperti dilansir Tasnim News Agency.

Ebrahim Raisi, a candidate in Iran's presidential elections, casts his vote at a polling station in Tehran, Iran Friday, June 18, 2021. Iran began voting Friday in a presidential election tipped in the favor of a hard-line protege of Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei, fueling public apathy and sparking calls for a boycott in the Islamic Republic. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)Ebrahim Raisi yang diprediksi akan memenangkan pilpres Iran Foto: AP Photo/Ebrahim Noroozi


(nvc/ita)