Round-Up

Memanas Lagi di Gaza Padahal Belum Sebulan Gencatan Senjata

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 06:00 WIB
Mahmoud Al-Masri, 14, stands for a portrait in his bedroom that was damaged when an airstrike destroyed the neighboring building prior to a cease-fire that halted an 11-day war between Gazas Hamas rulers and Israel, Wednesday, May 26, 2021, in Beit Hanoun, Gaza Strip. (AP Photo/John Minchillo)
Bangunan berlubang di Gaza (Foto: AP/John Minchillo)
Gaza -

Gaza kembali memanas. Israel membalas serangan balon api yang dilontarkan Hamas dengan serbuan jet tempur.

Ironisnya pertempuran itu terjadi ketika Israel dan Hamas sepakat gencatan senjata. Bahkan, gencatan senjata tersebut belum genap satu bulan.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (16/6/2021), serangan balon api ke ke Israel selatan menandai permulaan gejolak perselisihan kembali muncul. Balon-balon api tersebut menyebabkan sekitar 20 titik kebakaran.

Balon api itu dikirimkan saat lebih dari seribu demonstran ultranasionalis yang membawa bendera Israel menyerbu Kota Tua Yerusalem pada Selasa (15/6) waktu setempat.

Israel Membalas

Explosions light-up the night sky at Khan Yunis in the southern Gaza Strip, as Israeli forces shell the Palestinian enclave, early on June 16, 2021. (Photo by SAID KHATIB / AFP)Gempuran Israel ke Gaza (Foto: AFP/SAID KHATIB)

Angkatan Udara Israel menargetkan setidaknya satu lokasi di timur kota Khan Younes, Gaza selatan. Seorang jurnalis foto AFP di Khan Younes melihat ledakan-ledakan akibat serangan udara Israel tersebut.

Pasukan Pertahanan Israel mengatakan bahwa dalam merespons "balon-balon api", jet-jet tempur Israel menyerang kompleks militer milik organisasi Hamas. Militer Israel tersebut menambahkan fasilitas dan tempat pertemuan untuk Hamas di Khan Younes menjadi sasaran.

Ribuan Bangunan Hancur

Palestinians look at the rubble of a building that collapsed after it was hit by airstrikes during an 11-day war between Gaza's Hamas rulers and Israel, in Gaza City, Tuesday, June 1, 2021. (AP Photo/Felipe Dana)Ribuan bangunan di Gaza hancur (Foto: AP/Felipe Dana)

Sekitar 1.000 apartemen, kantor dan toko hancur dalam putaran terakhir pertempuran pada bulan Mei lalu di Gaza, wilayah miskin berpenduduk dua juta jiwa yang dikendalikan oleh kelompok Hamas.

Pertempuran sengit tersebut menewaskan 260 warga Palestina dan 13 orang di Israel.

Simak video 'Israel Gempur Lagi Gaza, Balas Serangan Balon Api!':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)