Kasus Positif Corona di Afrika Tembus 5 Juta

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 02:30 WIB
A nurse stands next to a HIV-positive patient outside a gazebo used as a mobile HIV clinic in Ngodwana, South Africa, Thursday, July 2, 2020. Across Africa and around the world, the COVID-19 pandemic has disrupted the supply of antiretroviral drugs to many of the more than 24 million people who take them, endangering their lives. An estimated 7.7 million people in South Africa are HIV positive, the largest number in the world, and 62% of them take the antiretroviral drugs that suppress the virus and prevent transmission. (AP Photo/Bram Janssen)
Situasi pandemi di Afrika (Foto: AP/Bram Janssen)
Cape Town -

Kasus positif Corona (COVID-19) di Afrika terus bertambah setiap harinya. Kini, kasus positif Corona mencapai 5 juta kasus sejak pandemi dimulai pada awal tahun lalu.

Dilansir dari AFP, sebanyak 5.008.656 kasus Corona tersebar di 54 negara dan wilayah di Afrika. Rata-rata kasus Corona harian di Afrika mencapai 15.680 kasus.

Lebih dari 134 ribu warga meninggal dunia dengan rata-rata harian sekitar 320 kematian. Jumlah kasus yang diumumkan secara resmi dimungkinkan hanya separuh dari jumlah sebenarnya.

Afrika kini diprediksi akan memasuki gelombang ketiga COVID-19. Secara global, jumlah kasus COVID-19 menurun selama enam minggu berturut-turut, sebesar 14 persen, namun di Afrika, justru meningkat.

7 dari 10 kasus di Afrika terjadi di 5 negara, yakni Mesir, Afrika Selatan, Tunisia, Uganda dan Zambia. Afrika Selatan menjadi negara di Benua Afrika yang memiliki jumlah kasus tertinggi dengan 1,7 juta.

Menurut Institut Nasional untuk Penyakit Menular, Afrika Selatan secara teknis telah masuk ke dalam gelombang ketiga Corona.

Sementara itu, penyebaran Corona tercepat tercatat di Zambia. Kenaikan kasus Corona mingguan mencapai 147 persen atau 1.200 kasus baru setiap harinya.

Vaksinasi di Afrika

Vaksinasi Corona di Afrika terbilang lambat. Tercatat, hanya 2,87 suntikan per 100 pendudukan. Pekan lalu, WHO meminta negara-negara kaya untuk berbagi stok vaksin dengan negara-negara Afrika.

Simak juga 'Moderna Pede Bisa Atasi Varian Virus Corona Afrika Selatan':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)