Rudal Houthi Tewaskan Bocah Yaman, AS Kecam Keras

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 13:28 WIB
Operasi militer pimpinan Arab Saudi melawan pemberontak Houthi di Yaman telah terjadi lebih dari enam tahun terakhir.
ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Tragis! Seorang bocah perempuan berumur 5 tahun tewas akibat serangan rudal kelompok pemberontak Houthi di Yaman. Serangan itu menuai kecaman keras dari otoritas Amerika Serikat.

Seperti dilansir Arab News, Senin (7/6/2021), Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Yaman menyebut serangan pemberontak Houthi di Marib itu sebagai 'kekerasan tidak manusiawi'. Dalam insiden pada akhir pekan itu, bocah perempuan tersebut tewas bersama ayahnya. Video yang menunjukkan jenazah keduanya yang hangus terbakar beredar luas di media sosial.

"Kami ngeri dengan laporan bahwa Houthi menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan sebuah pom bensin di Marib, menewaskan dan melukai warga sipil. Houthi kemudian dilaporkan menggunakan drone untuk menyerang awak ambulans yang datang membantu korban luka. Kekerasan tidak manusiawi ini harus diakhiri," tegas Charge d'Affaires Kedubes AS, Cathy Westley.

Sementara itu, Utusan Inggris untuk Yaman, Michael Aron, menyerukan Houthi untuk menghentikan serangan-serangan di Yaman. "Houthi harus menghentikan serangan mereka di Marib dan secara serius terlibat dalam perjanjian PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) soal gencatan senjata nasional yang akan mencegah dampak tragis dan mengizinkan tindakan kemanusiaan," sebutnya.

Seperti dilansir Arab News, Senin (7/6/2021), laporan kantor berita Saba menyebut bocah 5 tahun itu merupakan salah satu dari 21 orang yang tewas saat sebuah rudal balistik yang ditembakkan Houthi mengenai sebuah pom bensin di distrik padat penduduk di Marib pada Sabtu (5/6) waktu setempat.

Sumber medis setempat menyebut seorang anak lainnya yang berusia 10 tahun dan diidentifikasi sebagai Hassan Al-Hubaishi, juga tewas dalam serangan itu. Beberapa orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang sama.

Menurut para saksi mata, serangan Houthi terjadi saat puluhan mobil sedang mengantre untuk mengisi bahan bakar di pom bensin tersebut. Bocah 5 tahun yang diidentifikasi bernama Lian Taher itu sedang berada di dalam mobil bersama ayahnya saat serangan rudal mengenai area tersebut.

Simak video 'Milisi Houthi Rudal Pom Bensin di Yaman, 17 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]