Ada Gangguan Teknis, Pesawat Wapres AS Harus Mendarat Darurat

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 11:24 WIB
Vice President Kamala Harris is greeted by United States Air Force Lt. Col. Neil Senkowski as she deplanes Air Force Two after a technical issue forced the aircraft to return and land at Andrews Air Force Base, Md., Sunday, June 6, 2021, as she was en route to Guatemala City. (AP Photo/Jacquelyn Martin)
Kamala Harris saat menuruni pesawat yang mendarat darurat akibat masalah teknis (AP Photo/Jacquelyn Martin)
Washington DC -

Pesawat kepresidenan yang membawa Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS), Kamala Harris, terpaksa mendarat darurat usai lepas landas dari Pangkalan Gabungan Andrews. Hal ini terjadi karena ada gangguan teknis dalam penerbangan ke Guatemala, yang menjadi rangkaian kunjungan internasional pertama Harris.

Seperti dilansir AFP, Senin (7/6/2021), pesawat yang disebut sebagai Air Force Two itu terpaksa terbang kembali ke Pangkalan Gabungan Andrews dan mendarat darurat pada Minggu (6/6) waktu setempat.

"Saya baik. Saya baik," ucap Harris kepada wartawan setempat, sembari mengacungkan jempol usai keluar dari pesawat yang mendarat darurat itu. "Kami semua berdoa, tapi kami baik-baik saja," imbuhnya.

Harris melanjutkan penerbangan setelah berganti pesawat, dan laporan media menyebut dia telah tiba dengan selamat di Guatemala pada Minggu (6/6) malam waktu setempat. Juru bicara Harris, Symone Sanders, menyebut tidak ada penundaan besar dalam jadwal kunjungan Harris.

"Awak menyadari roda pendaratan tidak disimpan sebagaimana mestinya, yang bisa memicu gangguan mesin lebih lanjut. Meskipun tidak ada masalah keamanan secara langsung, karena sangat berhati-hati, mereka kembali ke Pangkalan Gabungan Andrews," tutur Sanders.

Salah satu jurnalis yang ikut dalam rombongan Harris melaporkan bahwa 'suara tidak biasa' terdengar dari roda pendaratan saat pesawat lepas landas, tapi pendaratan yang dilakukan berlangsung 'sepenuhnya normal'.

Harris akan mengunjungi Guatemala dan Meksiko pekan ini, dengan tujuan membawa pesan harapan untuk wilayah yang dilanda pandemi virus Corona (COVID-19) secara parah dan menjadi sumber sebagian besar imigran ilegal yang masuk ke wilayah AS.

Simak juga 'Melihat Bangkai Pesawat MH17 yang Kena Rudal di Ukraina':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)