Gunung Nyiragongo di Kongo Meletus, Warga Panik Tinggalkan Rumah

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 23 Mei 2021 04:01 WIB
This general view taken on May 22, 2021 from Tchegera Island outsoide Goma on the lake Kivu in the East of the Democratic Republic of Congo shows flame spewing from the Nyiragongo volcano. - The famous Nyiragongo volcano, near the city of Goma, in the east of the Democratic Republic of the Congo (DRC), suddenly became active on Saturday evening, an AFP correspondent noted. Strong emanations of glowing light coming out of the crater were visible from Goma, while a smell of sulfur was perceptible in the city, located on the southern flank of the volcano, on the shores of Lake Kivu, he noted. (Photo by Alex Miles / AFP)
Foto: Gunung Nyiragongo Meletus (AFP/ALEX MILES)
Kongo -

Gunung berapi Nyiragongo di Kongo meletus. Asap berwarna merah dimuntahkan ke langit.

Seperti dilansir AFP, bencana gunung meletus tersebut terjadi pada Sabtu (22/5) sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Letusan memicu eksodus warga ke negara tetangga Rwanda.

"Mengkonfirmasi letusan gunung berapi Nyiragongo, sekitar jam 7 malam," ucap Gubernur militer provinsi Kivu Utara.

Otoritas setempat pun meminta warga untuk tetap tenang. Investigasi terkait insiden gunung meletus ini tengah dilakukan.

"Investigasi sedang dilakukan dan orang-orang harus mengikuti panduan unit perlindungan sipil," kata Jenderal Constant Ndima, meminta ketenangan.

Misi PBB ke DR Kongo mengirim helikopter "di atas zona tersebut dan mengkonfirmasi letusan tersebut", menurut catatan internal yang dilihat oleh AFP.

"Bagaimanapun lahar itu mengalir menuju Rwanda. Kota Goma dan sekitarnya aman," kata misi tersebut, yang dikenal dengan singkatan bahasa Prancis MONUSCO, yang memiliki basis di Goma.

Akibat gunung meletus tersebut, listrik pun terputus di sebagian besar kota. Tak hanya itu ratusan penduduk juga mulai meninggalkan rumah mereka.

Beberapa keluar dari ujung selatan kota menuju pos perbatasan terdekat dengan Rwanda. Sementara yang lainnya menuju ke barat menuju Sake, di wilayah tetangga, Kongo, Masisi.

"Langit menjadi merah," kata seorang warga, Carine Mbala, kepada AFP melalui telepon.

"Ada bau belerang. Di kejauhan Anda bisa melihat api raksasa keluar dari gunung. Tapi belum ada gempa," tambahnya.

Lihat Video: Tanda-tanda Gunung Akan Meletus yang Bisa Dilihat Mata Masyarakat

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)