Penampakan Mimbar Masjidil Haram yang Jadi Lokasi Serangan

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 12:01 WIB
Mekah -

Percobaan penyerangan melanda khatib Salat Jumat di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Seorang pria yang membawa tongkat berlari mendekati mimbar dan hendak menyerang sang khatib yang berkhotbah.

Seperti dilansir Saudi Gazette dan Arab News, Sabtu (22/5/2021), pria yang berupaya melakukan penyerangan itu telah ditangkap dan ditindak secara hukum oleh Kepolisian Mekah. Motif percobaan penyerangan itu belum diketahui secara jelas.

Rekaman video dari insiden itu menunjukkan seorang pria yang memakai ihram tiba-tiba berlari dari deretan belakang jemaah dan mendekati mimbar. Dia tampak berusaha masuk ke atas mimbar, namun dicegah oleh seorang petugas keamanan.

Beberapa petugas keamanan memang tampak berjaga di kanan dan kiri mimbar saat sang khatib menyampaikan khotbah sebelum Salat Jumat di Masjidil Haram.

Berdasarkan akun Twitter resmi Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syeikh Bandar Al Baleelah menjadi khatib Salat Jumat pada Jumat (21/5) waktu setempat, saat percobaan penyerangan ini terjadi. Syeikh Baleelah merupakan salah satu imam di Masjidil Haram.

Screenshot video percobaan serangan terhadap khatib Salat Jumat di Masjidil Haram, Mekah (Saudi Gazette)Penampakan mimbar yang digunakan khatib Salat Jumat Masjidil Haram saat percobaan penyerangan terjadi Foto: Saudi Gazette

Mimbar di Masjidil Haram yang digunakan Syeikh Baleelah saat berkhotbah didominasi warna putih dengan aksen emas dan dilengkapi pintu, anak tangga serta atap kubah. Pria yang berupaya melakukan penyerangan diamankan petugas keamanan sebelum berhasil naik ke atas mimbar.

Diketahui bahwa salat berjamaah di Masjidil Haram sempat dihentikan selama tujuh bulan pada tahun 2020 saat pandemi virus Corona (COVID-19) merajalela. Aktivitas salat berjamaah di Masjidil Haram kembali dilanjutkan pada Oktober tahun lalu.

Dalam 10 hari pertama Ramadan tahun ini, tercatat 1,5 juta jemaah mendatangi Masjidil Haram. Menurut Saudi Gazette, pengurus Masjidil Haram baru-baru ini memasang sistem pendingin terbesar untuk memurnikan udara di area sekitar Masjidil Haram dan untuk melindungi para jemaah.

(nvc/idh)