Serikat Buruh Mogok Massal, Kantor Pemerintah-Bank di Mali Lumpuh

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 00:34 WIB
A group of men and women take part in the protest. People holding posters. Colorful vector illustration.
Ilustrasi (Foto: Dok. iStock)
Bamako -

Serikat buruh di Mali melakukan mogok kerja massal. Akibatnya, kantor pemerintah dan bank lumpuh.

Dilansir AFP, Selasa (18/5/2021), mogok kerja massal itu dimotori oleh Serikat Pekerja Mali Nasional (UNTM), yang mewakili pegawai negeri dan pegawai sektor swasta, menyerukan mogok kerja selama 4 hari. Aksi tersebut dilakukan setelah negosiasi kenaikan upah antara serikat buruh dan pemerintah gagal.

"Di seluruh Mali dan di Bamako, pemerintahannya lumpuh," ujar Pejabat UNTM, Ousmane Traore AFP.

Traore mengatakan hampir seluruh karyawan bank, bendahara, departemen bea cukai, pakai mengikuti aksi mogok massal. Saat ini, Mali tengah dipimpin oleh pemerintahan transisi setelah militer mengkudeta presiden Ibrahim Boubacar Keita pada Agustus tahun lalu.

Setelah ada ancaman sanksi internasional, militer menyerahkan kekuasaan antara September dan Oktober kepada pemerintah sementara. Mereka berjanji untuk mereformasi konstitusi dan mengadakan pemilihan umum dalam waktu 18 bulan.

Presiden sementara Mali yakni Bah Ndaw. Dia merupakan seorang pensiunan militer.

Sedangkan wakil presiden sementara bernama Assimi Goita. Assimi merupakan orang yang memimpin kudeta terhadap pemerintahan yang sah.

(man/man)