Serangan Udara Israel Tewaskan 42 Warga Gaza, Temasuk 10 Anak-anak

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 04:06 WIB
Militer Israel terus meluncurkan serangan udara ke Jalur Gaza di hari perayaan Idul Fitri. Hingga Kamis pagi, jumlah warga Palestina yang meninggal telah mencapai 69 orang.
Israel Terus Lancarkan Serangan Udara ke Gaza ( AP Photo)
Jakarta -

Serangan udara Israel di Jalur Gaza menghancurkan beberapa rumah dan menewaskan puluhan warga Palestina di Jalur Gaza. Ada 42 orang tewas, termasuk 10 anak-anak.

Dilansir dari Reuters, serangan itu dilakukan pada Minggu (16/5/2021). Militer Israel mengatakan korban sipil tidak disengaja.

Pesawat jet Israel menyerang sistem terowongan yang digunakan oleh militan Hamas, yang runtuh, menobohkan rumah-rumah. Hamas menyebut "pembunuhan yang sudah direncanakan sebelumnya."

Saat Dewan Keamanan PBB bersidang untuk membahas agresi Israel ke Palestina, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kampanye di Gaza terus berlanjut dengan kekuatan penuh.

Netanyahu juga membela serangan udara Israel pada hari Sabtu yang menghancurkan gedung 12 lantai tempat Associated Press dan jaringan TV Al Jazeera berkantor. Dia mengatakan struktur itu juga menampung kantor intelijen kelompok militan dan dengan demikian menjadi target yang sah.

"Kami bertindak sekarang, (dan) selama diperlukan, untuk memulihkan ketenangan dan ketenangan Anda, warga Israel. Ini akan memakan waktu," kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi setelah bertemu dengan kabinet keamanannya.

Korban tewas di Gaza melonjak menjadi 192, termasuk 58 anak-anak, kata kementerian kesehatan Palestina, di tengah serangan udara dan artileri Israel yang intensif sejak pertempuran meletus Senin lalu.

Simak video 'Israel Serang Rumah Pemimpin Hamas di Gaza, 3 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)