Yang Diketahui dari Serangan Israel Tewaskan Warga Palestina

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 10:20 WIB
Palestinians clash with Israeli security forces at the Al Aqsa Mosque compound in Jerusalems Old City Monday, May 10, 2021. Israeli police clashed with Palestinian protesters at a flashpoint Jerusalem holy site on Monday, the latest in a series of confrontations that is pushing the contested city to the brink of eruption. Palestinian medics said at least 180 Palestinians were hurt in the violence at the Al-Aqsa Mosque compound, including 80 who were hospitalized. (AP Photo/Mahmoud Illean)
Bentrokan di Masjid Al-Aqsa memicu serangan beruntun dari Israel ke wilayah Palestina (Foto: AP/Mahmoud Illean)
Yerusalem -

Serangan Israel ke Masjid Al-Aqsa dan sejumlah target lainnya terus memakan korban jiwa dari pihak warga sipil. Diketahui serangan berdarah pecah di hari-hari terakhir umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Bentrokan berdarah tidak bisa terelakkan usai permasalahan penggusuran pemukiman keluarga Palestina mencuat. Para pemukim Yahudi menggugat tanah-tanah tersebut secara legal milik mereka.

Berikut rangkuman serangan Israel ke Masjid Al-Aqsa dan sejumlah target lainnya yang memicu korban jiwa dan kecaman dari berbagai pihak.

Bentrok Usai Buka Puasa

Bentrok antara warga Palestina dan polisi Israel pecah pada Jumat (7/5) malam waktu setempat di sekitar Masjid Al-Aqsa. Serangan peluru karet dan granat kejut dilakukan kepada warga yang melemparkan batu.

Melansir dari kantor berita Reuters, Sedikitnya 205 warga Palestina dan 17 aparat keamanan Israel luka-luka akibat bentrokan. Ketegangan meningkat usai protes menentang pengusiran warga Palestina di Sheikh Jarrah, wilayah yang diklaim pemukim Yahudi.

Sidang banding yang diajukan keluarga Palestina ke Mahkamah Agung terkait sengketa tanah yang berpotensi memicu penggusuran itu telah ditunda oleh otoritas kehakiman Israel, setelah dijadwalkan untuk digelar pada Senin (10/5) waktu setempat.

Al-Aqsa Memanas

Berselang beberapa hari, bentrokan kembali terjadi pada Senin (10/5). Insiden itu dilakukan menjelang rencana pawai untuk memperingati pencaplokan Yerusalem oleh Israel dalam perang tahun 1967 silam, atau yang dikenal sebagai Hari Yerusalem di negara Yahudi itu.

"Lebih dari 275 warga Palestina mengalami luka-luka dalam bentrokan tersebut," demikian pernyataan Bulan Sabit Merah, seperti dilansir Reuters, dengan 205 orang diantaranya dibawa ke rumah sakit dan lima lainnya mengalami luka serius.

Serangan Roket Hamas ke Israel

Sebagai bentuk peringatan agar Israel menarik pasukannya dari Masjid Al-Aqsa, Hamas melancarkan serangan roket dari Jalur Gaza ke Israel.

Israel pun membalas dengan melancarkan gempuran senjata ke wiilayah Gaza. Aksi saling serang terus terjadi dan kian membuat dua wilayah konflik ini terus memanas hingga kini.

"Kita telah memulai, dan saya ulangi, telah mulai untuk menyerang target-target militer di Gaza," cetus juru bicara militer Israel, Jonathan Conricus. "Kita sudah mempersiapkan berbagai skenario, termasuk skenario intensitas tinggi... Hamas akan mendapatkan pesannya," imbuh Netanyahu yang menggelar rapat dengan jajaran petinggi militer Israel dan dinas keamanan Shin Bet.

Simak video 'PBB: 200 Tempat Tinggal-31 Sekolah Rusak Akibat Konflik di Gaza':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2