Bertambah Lagi, 103 Warga Palestina Tewas Akibat Gempuran Israel!

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 02:38 WIB
A picture shows an Israeli air strikes in the southern Gaza Strip, controlled by the Palestinian Islamist movement Hamas, on May 10, 2021. - Israel launched deadly air strikes on Gaza in response to a barrage of rockets fired by the Islamist movement Hamas amid spiralling violence sparked by unrest at Jerusalems Al-Aqsa Mosque compound. (Photo by SAID KHATIB / AFP)
Foto: Gempuran Israel di Jalur Gaza (AFP/SAID KHATIB)
Gaza -

Warga Palestina yang tewas akibat gempuran Israel bertambah lagi. Kini korban warga Palestina yang tewas melebihi 100 orang.

Seperti dilansir AFP, Jumat (14/5/2021), Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan sebanyak 103 warga Palestina terbunuh akibat konflik dengan Israel yang meningkat 4 hari belakangan ini. 103 warga tewas itu termasuk 27 anak-anak dan 11 wanita.

"Lebih dari 100 warga Palestina di Jalur Gaza telah tewas selama empat hari terakhir konflik militer dengan Israel," kata para pejabat di coastal enclave.

Tak hanya itu, gempuran Israel juga melukai hampir 580 orang Palestina.

Sementara itu dari pihak Israel, setidaknya 6 warga Israel dan 1 warga India juga turut menjadi korban tewas akibat konflik di wilayah tersebut. Bentrokan Israel dan Palestina juga berlangsung di beberapa kota di Israel. Sejumlah orang Yahudi Israel dan warga Palestina terkonfrontasi dan terlibat konflik di sejumlah wilayah di Israel.

Beberapa saat yang lalu, Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz juga telah mengizinkan 9 ribu tentara cadangan Israel untuk bergerak ke Jalur Gaza. Keputusan ini diambil untuk menanggapi serangan ratusan roket milik Hamas ke wilayah Israel, tepatnya di Bandara Ramon.

Juru bicara Brigade al-Qassam Hamas mengkonfirmasi serangan roket tersebut. Menurutnya ini pertama kalinya 250 roket Ayyas ditembakkan sejauh 220 kilometer.

"Rudal Ayyash 250, dengan jangkauan lebih dari 250 km telah diluncurkan di Bandara Ramon, sekitar 220 km dari Gaza," ujar Abu Obeida.

Roket yang ditembakkan ke Israel ini dinamai Yahya Ayyash yakni salah satu operator terkemuka Hamas yang pernah dibunuh oleh Israel pada tahun 1996. Abu Obeida menyebut peluncuran bagian roket itu juga sebagai tanggapan Brigade al-Qassam atas pembunuhan komandan seniornya yang lebih dulu dilakukan oleh pasukan udara Israel.

Lihat Video: Militer Israel Klaim Merudal Markas Intelijen Hamas

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)