Erdogan Sebut Israel 'Negara Teroris' Usai Bentrokan di Yerusalem

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 12:50 WIB
President of Turkey Recep Tayyip Erdogan makes a statement after chairing the cabinet meeting in Ankara, on December 14, 2020. (Photo by Adem ALTAN / AFP)
Recep Tayyip Erdogan (dok. AFP/ADEM ALTAN)
Ankara -

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengecam Israel sebagai 'negara teroris yang kejam' saat mengomentari bentrokan berdarah antara warga Palestina dan polisi Israel di Yerusalem.

Seperti dilansir AFP, Senin (10/5/2021), kecaman itu disampaikan Erdogan saat berpidato di Ankara, setelah lebih dari 200 orang mengalami luka-luka dalam bentrokan antara warga Palestina dengan polisi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa pada Jumat (7/5) malam waktu setempat.

"Israel, negara teroris yang kejam, menyerang umat Muslim di Yerusalem -- yang kekhawatirannya hanyalah melindungi rumah-rumah mereka ... dan nilai-nilai sakral mereka -- dengan cara biadab tanpa etika," sebut Erdogan dalam pernyataannya.

Erdogan menyebut tindak kekerasan polisi Israel di Yerusalem sebagai 'serangan terhadap seluruh umat Muslim'.

"Melindungi kehormatan Yerusalem menjadi kewajiban setiap Muslim," cetusnya.

Erdogan juga mendorong semua negara, khususnya negara-negara Muslim, untuk bereaksi dan menyerukan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk 'menghentikan persekusi ini'.

Sebelumnya Erdogan juga melontarkan kecaman via Twitter pada Sabtu (8/5) waktu setempat. "Kami mengecam keras serangan mengerikan terhadap Masjid Al-Aqsa... yang sangat disayangkan dilakukan setiap Ramadan. Kami akan terus berada di sisi saudara-saudari Palestina dalam segala situasi," tulisnya.

Tonton video 'Bentrok Warga Palestina Vs Polisi Israel Pecah Lagi di Yerusalem':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2