Langgar Aturan Corona, Eks PM Malaysia Najib Razak Didenda

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 15:59 WIB
Malaysias former prime minister Najib Razak (C) arrives at the Duta Court complex awaiting a verdict in his corruption trial in Kuala Lumpur on July 28, 2020. - A Malaysian court will hand down its verdict in Najib Razaks first corruption trial on July 28 following a long-running case probing the former prime ministers role in the multi-billion-dollar 1MDB scandal. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Najib Razak (Foto: AFP/MOHD RASFAN)
Kuala Lumpur -

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, dijatuhi hukuman denda karena melanggar aturan pembatasan virus Corona (COVID-19) yang berlaku di negaranya. Pelanggaran aturan Corona terjadi saat Najib mengunjungi sebuah restoran.

Seperti dilansir AFP, Jumat (7/5/2021), Kepolisian Malaysia menuturkan bahwa Najib dihukum denda 3.000 Ringgit (Rp 10,4 juta) karena tidak mendaftarkan diri saat mengunjungi restoran tersebut atau tidak diperiksa suhu tubuhnya saat mendatangi restoran di tengah pandemi.

Pelanggaran Najib ini terekam kamera yang videonya beredar luas di media sosial. Video itu menunjukkan Najib melakukan pelanggaran aturan Corona pada Maret lalu di sebuah restoran di Kuala Lumpur yang menjual hidangan ayam dan nasi tradisional.

Najib telah mengakui kesalahannya dalam pernyataan via akun Facebook-nya.

Namun dia juga memanfaatkan kasus yang dialaminya untuk menyoroti kasus lainnya yang melibatkan pelanggaran aturan Corona oleh politikus-politikus Malaysia lainnya. Salah satunya saat sejumlah Menteri dilaporkan bepergian secara ilegal ke wilayah lainnya untuk menghadiri acara pernikahan.

"Saya dan seorang pria di jalanan diselidiki polisi dan didenda oleh pemerintah," tulis Najib dalam postingan Facebook-nya, setelah hukuman denda untuk dirinya diumumkan pada Kamis (6/5) malam waktu setempat.

"Tapi saya tidak tahu (apakah ini juga akan terjadi), jika menteri pemerintahan melanggar aturan," imbuhnya dengan nada menyindir.