Round-up

Darurat Corona di Negara Tetangga Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 02:53 WIB
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render
Foto: Getty Images/BlackJack3D
Jakarta -

Jumlah kasus pasien Corona meningkat dibeberapa negara. Hal ini membuat status darurat Corona diberikan.

Darurat Corona ini diketahui terjadi di Malaysia dan India. Dalam upaya mengendalikan peningkatan infeksi virus Corona otoritas Malaysia memperketat pembatasan pergerakan di enam distrik di Selangor.

Hal ini dilakukan seiring Malaysia menghadapi lonjakan kasus COVID-19 sejak dimulainya bulan suci Ramadhan -- kasus harian mencapai 3.000 kasus minggu lalu untuk pertama kalinya sejak Februari.

Bahkan pada Selasa (4/5), Malaysia mencatat 23 kematian pasien COVID-19 dalam sehari, atau nyaris mendekati rekor 25 kematian dalam sehari yang tercatat di negara itu.

Dengan tambahan 23 kematian ini menjadikan jumlah total kematian akibat COVID-19 di negara itu sejauh ini menjadi 1.574.

Seperti dilansir Malay Mail, Rabu (5/5/2021), jumlah kematian harian pada Selasa (4/5) ini hampir menyamai jumlah rekor pada Februari 2021, terbesar sejak pandemi Corona melanda Malaysia pada 2020.

Malaysia telah mencapai angka kematian harian tertinggi dengan mencatat 24 kematian akibat COVID-19 pada 8 Februari lalu, tetapi ini dikalahkan oleh rekor 25 kematian dalam sehari yang dicatat pada 18 Februari lalu.

Sejak 18 Februari, jumlah kematian harian tetap di bawah angka 20. Namun pada Selasa (4/5) menjadi pertama kalinya angka kematian meningkat menjadi lebih dari 20 kematian.

Upaya menghentikan penyebaran Corona juga dilakukan oleh otoritas India. Pemerintah di ibu kota India, Delhi, bahkan meminta bantuan tentara untuk mendirikan fasilitas perawatan intensif di tengah kekurangan oksigen yang dialami semua rumah sakit karena tingginya angka penularan.

Wakil menteri kepala Delhi, Manish Sisodia mengatakan sistem kesehatan ibu kota kewalahan dengan kasus baru sekitar 25.000 setiap hari. Sementara kasus di India mencapai lebih dari 400.000 dalam 24 jam, negara pertama di dunia yang mencatat kasus setinggi itu.

Mahkamah Agung India memerintahkan pemerintah federal memasok oksigen ke rumah sakit rumah sakit Delhi dengan batas waktu Senin malam (03/05).

Di negara bagian Karnataka, sekitar 20 pasien Covid meninggal di rumah sakit namun pemerintah menyanggah laporan mereka semua meninggal karena kurangnya pasokan oksigen.

Banyak rumah sakit di Delhi, India, mulai mengalami kekurangan stok oksigen sejak dua pekan yang lalu. Krisis itu, akibat terus bertambahnya penderita Covid India, belum juga menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

(dwia/aik)