Speedboat Tabrakan dengan Kapal Pasir di Bangladesh, 26 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 14:00 WIB
Ilustrasi kapal tenggelam atau kecelakaan kapal(Dok detikcom)
Foto: Ilustrasi kapal tenggelam (Dok detikcom)
Jakarta -

Sedikitnya 26 orang tewas ketika sebuah speedboat yang dipenuhi penumpang, bertabrakan dengan kapal pengangkut pasir di Bangladesh pada hari Senin (1/5).

Polisi mengatakan speedboat yang membawa sekitar tiga lusin penumpang dari kota Mawa, menabrak kapal lain di sungai Padma, saat mendekati stasiun sungai utama di pusat kota pedesaan Shibchar.

"Kami sejauh ini telah menemukan 26 mayat termasuk seorang wanita. Kami juga telah menyelamatkan lima orang yang terluka termasuk tiga anak-anak," kata pejabat polisi Amir Hossain kepada AFP, Senin (3/5/2021).

Hossain mengatakan bagian haluan kapal penumpang hancur ketika speedboat itu menabrak sisi kapal pengangkut, tenggelam di sungai dalam beberapa menit.

"Polisi, pemadam kebakaran, dan tim penyelamat tentara telah berada di lokasi, melakukan pekerjaan pencarian dan penyelamatan," kata Hossain.

Saksi mata, Abdur Rahman mengatakan ada suara keras saat kedua kapal bertabrakan dan kemudian terbalik.

"Saat kami bergegas ke tempat itu kami menemukan speedboat tersebut robek menjadi dua bagian. Ratusan warga desa segera melakukan penyelamatan sebelum bergabung dengan polisi dan pemadam kebakaran," ujarnya.

Administrator pemerintah distrik Shibchar mengatakan hingga lima orang diyakini hilang dalam insiden itu.

Dia mengatakan pengemudi speedboat akan diselidiki karena tampaknya dia menabrak kapal pengangkut yang sedang tertambat saat itu.

"Sebuah penyelidikan telah diperintahkan untuk kecelakaan itu," katanya.

Kecelakaan laut kerap terjadi di Bangladesh, negara delta yang dilintasi oleh ratusan sungai.

Para ahli menyalahkan perawatan yang buruk, standar keselamatan yang lemah di galangan kapal dan kelebihan penumpang untuk banyak kecelakaan tersebut.

Sebelumnya pada awal April lalu, lebih dari 30 orang tewas ketika sebuah feri yang penuh dengan sekitar 50 penumpang, bertabrakan dengan kapal kargo yang lebih besar.

Pada Juni tahun 2020 lalu, sebuah feri tenggelam di ibu kota Bangladesh, Dhaka setelah ditabrak dari belakang oleh feri lain, menewaskan sedikitnya 32 orang.

Pada Februari 2015, setidaknya 78 orang tewas ketika kapal yang penuh sesak bertabrakan dengan kapal kargo.

(ita/ita)