Bantu India yang Darurat Corona, Inggris Kirimkan Lagi 1.000 Ventilator

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 07:56 WIB
Virus Corona di India terus mengganas. Pemerintah India pada Kamis (22/4) ini melaporkan lebih dari 300.000 kasus infeksi virus Corona selama 24 jam terakhir.
India dilanda darurat Corona (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah Inggris mengirimkan lagi 1.000 ventilator oksigen ke India yang dilanda darurat virus Corona.

Otoritas Inggris sebelumnya telah mengirim 495 konsentrator oksigen dan 200 ventilator ke India ketika negara itu bergulat dengan lonjakan kasus virus Corona yang tak terkendali, dan mengirimkan tiga unit produksi oksigen yang lebih besar, yang disebut pabrik oksigen.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (3/5/2021), kantor Perdana Menteri Inggris menyatakan, 1.000 ventilator tambahan akan datang dari kelebihan kapasitas Inggris untuk rumah sakit India guna membantu kasus-kasus COVID-19 yang paling parah.

"Gambar-gambar mengerikan yang kami saksikan di India dalam beberapa pekan terakhir menjadi lebih kuat karena hubungan yang erat dan abadi antara orang-orang Inggris dan India," kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

"Inggris akan selalu ada untuk India pada saat dibutuhkan," katanya, meskipun pemerintah Inggris mengatakan tidak memiliki cadangan vaksin virus Corona saat ini.

Kampanye inokulasi Inggris sebagian besar bertumpu pada vaksin AstraZeneca yang dibuat oleh Serum Institute of India, produsen vaksin terbesar di dunia, dan India menyediakan banyak alat pelindung diri (APD) dan parasetamol untuk Inggris tahun lalu pada puncak pandemi.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar pada hari Senin (3/5) di sela-sela pembicaraan G7 minggu ini di London. Johnson kemudian akan mengadakan pertemuan virtual dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada hari Selasa (4/5), setelah membatalkan perjalanan ke New Delhi sehubungan dengan krisis Corona.