Amerika Serikat Akan Segera Melarang Rokok Mentol

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 11:31 WIB
Ilustrasi Rokok
ilustrasi (Foto: (iStock))
Jakarta -

Otoritas kesehatan Amerika Serikat pada Kamis (29/4) waktu setempat, mengumumkan rencana untuk segera melarang rokok mentol. Disebutkan bahwa tindakan pelarangan itu akan menyelamatkan ratusan ribu nyawa.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (30/4/2021), Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sedang berupaya untuk mengeluarkan standar produk baru yang akan mengklasifikasikan mentol sebagai perasa, yang dilarang dalam rokok, dan juga melarang semua cerutu beraroma.

Menthol "memiliki sifat dan kualitas anestesi yang membantu menutupi kekerasan dan iritasi asap tembakau," kata Pelaksana Tugas Komisaris FDA Janet Woodcock kepada wartawan.

Dalam sebuah pernyataan, FDA menambahkan bahwa penelitian menunjukkan mentol memfasilitasi peningkatan kebiasaan merokok, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda.

Lebih lanjut, badan tersebut mengatakan, melarang produk tersebut akan membantu mengurangi perbedaan ras dalam kesehatan, karena diperkirakan di antara semua perokok kulit hitam, 85 persen merokok mentol, dibandingkan dengan 30 persen perokok kulit putih.

FDA memperkirakan ada hampir 18,6 juta perokok mentol di Amerika Serikat.

Tembakau adalah penyebab utama kematian yang dapat dicegah di negara ini, dengan 480.000 kematian terkait tembakau tercatat setiap tahun.

Mitch Zeller, direktur Pusat Produk Tembakau FDA, mengatakan badan tersebut akan berusaha untuk menerbitkan usulan aturan baru tersebut dalam waktu satu tahun, dan kemudian akan terbuka untuk periode komentar publik.

Namun, langkah tersebut tidak akan berlaku untuk rokok elektrik.

(ita/ita)