Round-Up

Kala Corona Sampai ke Puncak Tertinggi Dunia

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 24 Apr 2021 06:31 WIB
Porter di Gunung Everest
Ilustrasi (Babin Dulal/CNN)
Kathmandu -

Virus Corona sudah mencapai puncak tertinggi di dunia, pada ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut. Virus itu sudah sampai di Gunung Everest.

Di tempat yang tinggi dan dingin bersalju itu, virus Corona dibawa oleh Erlend Ness, pendaki dari Norwegia. Dia sendiri mengakui.

"Diagnosis saya adalah COVID-19," tutur Erlend Ness kepada AFP via pesan Facebook pada Kamis (22/4) waktu setempat.

Dia membawa virus saat Nepal, negara tempat gunung itu, berharap bisa kembali meraup untung dari pendaki-pendaki berbagai penjuru dunia. Meski dia datang ke Everest membawa virus, namun kondisinya baik-baik saja.

"Saya baik-baik saya sekarang... Rumah sakit sedang merawat saya," imbuhnya.

Bumi Tak Dirawat, Kecantikan Tempat-tempat Ini Terancam PudarBumi Tak Dirawat, Kecantikan Tempat-tempat Ini Terancam Pudar Foto: Getty Images

Padahal, wabah penyakit menjadi sangat berbahaya bila melanda manusia di ketinggian yang amat sangat. COVID-19 menyerang pernapasan, dan bernapas adalah aktivitas yang sulit dilakukan di ketinggian gunung, apalagi Gunung Everest.

Simak juga video 'WHO: Infeksi COVID-19 Pada Orang Usia 25-59 Tahun Meningkat':

Selanjutnya, pemandu Erlend Ness juga kena Corona:

Selanjutnya
Halaman
1 2