Round-Up

Horor Corona di India saat Kematian 2 Ribu Orang Sehari Jadi Rekor

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 22:01 WIB

Bukan tanpa alasan mengapa ada yang menilai Narendra Modi berkontribusi atas meledaknya kasus Corona di India. Nyatanya, Modi dan jajaran menterinya malah menggelar kampanye politik menjelang pemilu daerah di Benggala Barat, yang dihadiri massa.

Seperti dilansir Reuters dan Channel News Asia, Selasa (20/4), kritikan untuk Modi pun berdatangan. Bahkan, dia juga dikritik karena membiarkan umat Hindu berkerumun saat Kumbh Mela.

"Anda menggelar kampanye saat orang-orang menuju pemakaman," begitu kritik Kepala Data Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi setempat, Akhilesh Jha.

"Orang-orang akan meminta pertanggungjawaban Anda, Anda tetap menggelar kampanye," imbuhnya.

Modi juga dikiritk oleh mantan Menteri Luar Negeri India, Nirupama Menon Rao. "Berapa banyak kematian yang dibutuhkan sampai dia menyadari bahwa terlalu banyak orang meninggal?" sebut Nirupama.

Belum ada respons resmi dari juru bicara pemerintahan Modi terkait kritikan ini. Namun Menteri Perkeretaapian, Perdagangan, dan Perindustrian India, Piyush Goyal, menuturkan kepada kantor berita ANI bahwa Modi bekerja selama berjam-jam setiap harinya untuk menangani krisis yang dipicu pandemi.

Halaman

(zak/zak)