Israel Halangi Azan di Masjid Al-Aqsa, Yordania Mengecam

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 17:56 WIB
Terbang di langit Palestina, terlihat jelas kompleks suci yang disebut Al Haram Asy-Syarif. Di tempat tersebut terdapat dua tempat suci yang penamaannya sering tertukar: Masjid Al Aqsa dan Kubah Shakhrakh atau Dome of Rock.
Ilustrasi (dok. Getty Images/David Silverman)

Israel diketahui telah menandatangani banyak perjanjian internasional yang mewajibkannya untuk menghormati kesucian tempat-tempat suci.

Dilaporkan bahwa sirene Israel dibunyikan di Yerusalem pada Selasa (13/4) malam, pukul 20.00 waktu setempat, sebagai wujud penghormatan untuk 23.928 tentara yang gugur. Sementara azan isya dikumandangkan pukul 20.29 waktu setempat.

Tindakan Israel ini menuai kritikan dari banyak pihak. Salah satunya Kepala Komisi Islam-Kristen untuk Yerusalem, Hanna Issa, yang menuturkan kepada Arab News bahwa tindakan Israel melanggar Konvensi Roma tahun 1998 dan menyerukan komunitas internasional untuk menuntut pertanggungjawaban Israel.

Dimitri Diliani selaku Presiden Koalisi Kristen Nasional untuk Tanah Suci menuturkan kepada Arab News bahwa insiden itu merupakan upaya menindas kebebasan beragama dan mewakili serangan terhadap tempat-tempat suci Islam di Yerusalem.

"Selain itu, hal ini mencerminkan kebijakan rasis dari penindas Israel yang tidak bisa menerima siapapun yang bukan Yahudi," cetus Diliani.

Salah satu anggota Komisi Eksekutif pada Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Ahmad Tamimi, mendorong tindakan internasional untuk mengakhiri pelanggaran Israel terhadap situs-situs suci umat Muslim di Yerusalem.

Halaman

(nvc/ita)