Pangeran Charles Kenang Pangeran Philip: Ayah Teristimewa

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 09:13 WIB
Jakarta -

Pangeran Charles memberikan penghormatan atas kepergian sang ayah Pangeran Philip. Pangeran Charles mengenang Pangeran Philip sebagai 'papa terkasih' dengan pengabdian luar biasa kepada keluarga dan rakyat Inggris.

"Ayah saya, karena saya kira selama 70 tahun terakhir, telah memberikan pengabdian yang paling luar biasa kepada ratu, keluarga saya, negara dan juga seluruh Persemakmuran," kata Charles, kepada wartawan, dilansir dari reuters, Minggu (11/4/2021).

Bagi Pangeran Charles, sang ayah merupakan orang teristimewa dalam hidupnya. Dia tersentuh dengan ungkapan duka cita orang lain terhadap ayahnya.

"Ayahku tersayang adalah orang yang sangat istimewa yang di atas segalanya akan kagum dengan reaksi dan hal-hal menyentuh yang telah dikatakan tentang dia dan dari sudut pandang itu kami, keluargaku, sangat berterima kasih untuk semua itu," ujarnya.

"Itu akan menopang kita dalam kehilangan rasa kehilangan ini dan pada saat-saat yang sangat menyedihkan ini," lanjutnya.

Pangeran Charles pun mengungkap rasa sayang kepada sang ayah. Dia yakin keluarga dan seluruh rakyat Inggris merasa kehilangan.

"Seperti yang dapat Anda bayangkan, keluarga saya dan saya sangat merindukan ayah saya. Dia adalah sosok yang sangat dicintai dan dihargai selain dari apa pun, saya dapat membayangkan, dia akan sangat tersentuh jika mengetahui di sini dan di tempat lain bahkan di seluruh dunia dan di Persemakmuran ikut merasakan kehilangan dan kesedihan," kata Charles.

Sebelumnya, Pangeran Philip meninggal pada usia 99 tahun. Kabar itu disampaikan oleh Istana Kerajaan Inggris Buckingham pada Jumat (9/4). Pemakaman Pangeran Philip akan berlangsung di Kapel St George, Kastil Windsor, pada 17 April 2020.

Upacara pemakaman yang digelar di Windsor akan disiarkan oleh televisi. Namun, tidak akan dihadiri oleh publik karena pembatasan yang digelar selama pandemi corona. Upacara pemakaman akan didahului oleh mengheningkan cipta secara nasional selama satu menit.

(eva/dhn)