Pesawat Ethiopian Airlines Lainnya Juga Nyaris Salah Mendarat di Zambia

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 11:16 WIB
Kata terakhir pilot Ethiopian Airlines sebelum komunikasi putus: Pitch up, pitch up!
Ilustrasi (dok. BBC World)
Addis Ababa -

Insiden salah mendaratnya sebuah pesawat kargo Ethiopian Airlines di Zambia bukan menjadi satu-satunya pada Minggu (4/4) waktu setempat. Sebuah pesawat Ethiopian Airlines lainnya, namun pesawat penumpang, ternyata nyaris melakukan kesalahan yang sama beberapa jam sebelumnya.

Seperti dilansir Fox News, Selasa (6/4/2021), sebuah pesawat penumpang Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET871 hampir saja mendarat di bandara yang salah pada Minggu (4/4) waktu setempat. Pesawat ini dilaporkan jenis Boeing 737-800 yang berusia lima tahun dan terdaftar sebagai ET-AQP.

Pesawat tersebut diketahui terbang dari Addis Ababa, Ethiopia, menuju Bandara Simon Mwansa Kapwepwe di Ndola, Zambia.

Namun laporan sejumlah travel blogger dan seorang pilot anggota kelompok aviasi Afrika via Facebook menyebut pesawat ET871 itu sudah berada di jalur yang tepat untuk mendarat di Copperbelt, sebelum menyadari ada kesalahan dan mengubah jalur untuk mendarat di bandara yang benar.

Laporan sejumlah pilot di area tersebut via media sosial, seperti dilansir Simpleflying.com, bahkan menyebut ET871 sudah mengudara hanya setinggi 15 meter dari daratan sebelum pilot pesawat menyadari ada kesalahan dan membatalkan pendaratan.

"Kami mencoba memperingatkan mereka bahwa mereka mendekati landasan yang salah tapi tidak bisa melakukan panggilan masuk," tutur salah satu pilot setempat yang tidak disebut identitasnya.

"Saya tidak yakin apa yang membuat mereka terbang berputar sangat terlambat -- saya menyadari ada tanda X yang sangat samar di ujung landasan. Mungkin mereka melihat itu," imbuhnya.

Dua insiden yang melanda pesawat Ethiopian Airlines itu terjadi pada hari yang sama, Minggu (4/4) waktu setempat dan hanya berselang dua jam. Jika ET781 nyaris mendarat di bandara yang salah, sebuah pesawat kargo dari maskapai yang sama dengan nomor penerbangan ET3891 telah mendarat di bandara yang salah.

Pesawat kargo yang juga jenis 737-800 itu terbang dari Addis Ababa dan mendarat di Bandara Internasional Copperbelt, yang belum dibuka, bukannya di Bandara Simon Mwansa Kapwepwe yang menjadi tujuannya.

Pihak maskapai Ethiopian Airlines belum mengomentari dua insiden tersebut.

Namun laporan Simpleflying.com menyebut bahwa memang ada kebingungan yang terjadi terkait nama Bandara Simon Mwansa Kapwepwe di Zambia.

Kedua pesawat Ethiopian Airlines itu, menurut situs pelacakan FlightRadar24.com, terbang dari Bandara Internasional Bole di Addis Ababa menuju bandara yang sebelumnya bernama 'Simon Mwansa Kapwepwe' di Ndola, Zambia, yang baru-baru ini diubah namanya menjadi 'Bandara Internasional Ndola'.

Kedua pesawat itu sama-sama mengarah ke Bandara Internasional Copperbelt, yang belum selesai dibangun, yang baru-baru ini diubah namanya menjadi 'Bandara Simon Mwansa Kapwepwe'. Mungkin hal inilah yang membuat bingung pilot kedua pesawat Ethiopian Airlines ini.

Pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat sudah terbang sesuai rute menuju Bandara Internasional Ndola, yang berlokasi di sebelah timur Ndola, Zambia. Namun sekitar 60 kilometer di sebelah utara Ndola, pesawat berbelok ke arah barat daya, langsung terbang menuju bandara baru yang masih dibangun yang berlokasi di sisi lain kota Ndola.

(nvc/ita)