Dilansir dari AFP, setengah dari jumlah keseluruhan migran berasal dari Sudan. Sedangkan sisanya dari negara Afrika lainnya.
Seorang koresponden AFP mengatakan ada 9 wanita dan 3 anak-anak dari 183 migran. Semuanya dibawa ke pangkalan angkatan laut di Tripoli.
Diketahui, Libya merupakan rute utama bagi para migran yang hendak menuju Eropa melalui Mediterania. Perdagangan manusia berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah badan internasional berulangkali mengecam tindakan Libya yang mencegat dan memulangkan para migran di laut. Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan penjaga pantai di Libya telah mencegat hampir 1.000 migran yang menuju Eropa hanya dalam dua hari. (isa/isa)











































