Round-Up

Geger Seorang WNI Ditangkap terkait Rencana Bunuh Mahathir Mohamad

Tim Detikcom - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 20:35 WIB
Malaysias interim Prime Minister Mahathir Mohamad smiles during a press conference after unveiling an economic stimulus plan aimed at combating the impact of the COVID-19 novel coronavirus at the Prime Ministers Office in Putrajaya on February 27, 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad (Foto: Mohd RASFAN/AFP)

Lebih lanjut, Abdul Hamid memastikan bahwa ketiga pria itu telah diadili dan dihukum berdasarkan pasal 130B(1)(a) Undang-undang Pidana Malaysia, atas delik memiliki barang-barang yang berkaitan dengan kelompok atau aktivitas teroris. Tidak disebutkan besarnya masa hukuman yang dijatuhkan kepada ketiganya.

Merespon informasi tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia meminta akses untuk dapat menemui WNI tersebut.

"Saat ini sifatnya baru memintakan akses kekonsuleran, itu sebabnya dapat bertemu dan mendapatkan keterangan dari yang bersangkutan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, saat dihubungi, Minggu (28/3/2021).

Ia menuturkan WNI tersebut ditangkap pada sekitar Januari 2020. Akan tetapi kasus tersebut baru terungkap ke publik baru-baru ini. Saat ini, perwakilan Kemlu telah menemui WNI tersebut dan memintai keterangannya.

"Informasi yang diperoleh dari KBRI di Kuala Lumpur, penangkapan WNI tersebut terjadi di Januari 2020 dan baru menjadi perhatian publik belakangan ini," ujarnya.


(izt/dhn)