Malaysia Ungkap 3 Pria Termasuk 1 WNI Ditangkap Atas Rencana Bunuh Mahathir

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 27 Mar 2021 19:02 WIB
Malaysias Prime Minister Mahathir Mohamad speaks during an interview with Reuters in Putrajaya, Malaysia June 19, 2018. REUTERS/Lai Seng Sin
Mahathir Mohamad (dok. REUTERS/Lai Seng Sin)
Kuala Lumpur -

Tiga pria, termasuk seorang warga negara Indonesia (WNI), ditangkap oleh Kepolisian Malaysia atas rencana pembunuhan mantan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad dan sejumlah Menteri Malaysia. Penangkapan dilakukan Kepolisian Malaysia tahun 2020 lalu.

Seperti dilansir The Star, Sabtu (27/3/2021), kasus yang melibatkan seorang WNI ini diungkapkan ke publik pada pekan ini setelah seorang pria lainnya ditahan polisi Malaysia terkait rencana pembunuhan sejumlah mantan pemimpin, termasuk Mahathir.

Dalam pernyataan pada Sabtu (27/3) waktu setempat, Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Abdul Hamid Bador, menjelaskan bahwa ada tiga pria, terdiri atas dua warga Malaysia dan satu WNI, yang ditangkap pada awal tahun lalu juga terkait rencana serupa.

Identitas ketiganya tidak disebut lebih lanjut. Abdul Hamid hanya menyebut bahwa ketiga pria itu merupakan bagian dari enam orang yang ditangkap dalam penggerebekan di Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Penang pada 6 dan 7 Januari 2020 atas keterlibatan dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

"Mereka merupakan bagian dari sel IS (nama lain ISIS-red) yang dibentuk tahun 2019 yang bertujuan untuk mempromosikan ideologi Jihad Salafi, merekrut anggota baru dan melancarkan serangan di Malaysia," sebut Abdul Hamid dalam pernyataannya.

Disebutkan oleh Abdul Hamid bahwa penyelidikan mengungkapkan ketiga pria itu mengancam untuk membunuh Mahathir dan sejumlah anggota kabinetnya pada saat itu, yang dipandang sebagai pemerintah sekuler.

"Mereka juga berencana melancarkan serangan terhadap kasino di Genting Highlands dan pabrik bir di Klang Valley," imbuhnya.

Simak juga video 'Mahathir Mohamad Dirikan Partai Baru untuk Melayu dan Pribumi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2