Capres Kongo Kolelas Meninggal Dunia Akibat Corona Sehari Setelah Pemilihan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 00:48 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Kongo -

Pemerintah Kongo menggelar pemilihan presiden pada Minggu waktu setempat. Calon Presiden dari partai oposisi Guy-Brice Parfait Kolelas meninggal akibat COVID-19 sehari setelah hari pemilihan.

Dilansir AFP, Senin (22/3/2021) Kolelas meninggal dunia di atas pesawat medis yang membawanya ke Paris. Hal itu disampaikan oleh direktur kampanyenya, Christian Cyr Rodrigue Mayanda kapada AFP.

Seorang teman dekat Kolelas mengatakan bahwa dia meninggal dunia lima menit setelah pesawat mendarat di bandara Le Bourget di utara Paris.

Pengadilan Paris mengatakan penyelidikan kriminal telah dibuka untuk diketahui penyebab kematian Kolelas.

Kolelas awalnya khawatir dia mengidap malaria, dan dia terlambat mengetahui bahwa terpapar virus Corona, kata sumber itu.

Kolelas dinyatakan positif COVID-19 pada Jumat (19/3) sore, dan tidak dapat menjadi tuan rumah pada penutupan kampanye di Brazzaville.

Pada Sabtu (20/3) lalu, dia memposting video dari tempat tidurnya, menyatakan dia "berjuang melawan kematian".

"Bangkitlah sebagai satu orang... Saya berjuang di ranjang kematian saya, Anda juga berjuang untuk perubahan Anda," dia mendesak para pendukungnya, mengatakan pemilihan itu adalah "tentang masa depan anak-anak Anda,".

Mayanda meminta pendukung Kolelas untuk berunjuk rasa pada hari Senin.

"Kami akan terus menghitung surat suara. Dia unggul di sejumlah wilayah," ujarnya.

Seorang pendukung Kolelas di Poll, mengatakan bahwa Kolelas adalah "seorang pemimpin politik Kongo yang hebat. Dengan dia kami berharap untuk perubahan... Untuk saat ini kami tidak bisa membayangkan siapa yang bisa menggantikannya," tuturnya.

(lir/lir)