Gedung Putih: Biden Tak Menyesal Sebut Putin Pembunuh

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 12:02 WIB
Percakapan telepon pertama Biden dan Putin, apa saja yang dibicarakan?
Vladimir Putin dan Joe Biden (dok. BBC World)
Washington DC -

Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia memanas setelah Presiden Vladimir Putin menantang Presiden Joe Biden untuk berdialog secara langsung via online, usai Biden menyebut dirinya sebagai pembunuh. Gedung Putih menegaskan Biden tidak menyesali pernyataannya yang menyetujui Putin disebut pembunuh.

Seperti dilansir AFP, Jumat (19/3/2021), penegasan itu disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, saat ditanya oleh wartawan dalam konferensi pers pada Kamis (18/3) waktu setempat, soal apakah ada penyesalan atas pernyataan Biden soal Putin tersebut.

"Tidak, presiden memberikan jawaban langsung untuk sebuah pertanyaan langsung," tegas Psaki.

Dalam wawancara dengan ABC News, pada Rabu (17/3) waktu setempat, saat ditanya apakah dirinya meyakini Presiden Rusia sebagai seorang pembunuh, Biden menjawab: "I do."

Putin dalam tanggapannya menggunakan kiasan dari semasa taman kanak-kanak (TK), yang diterjemahkan semacam 'maling teriak maling' atau setara dengan 'siapa yang menuduh, sebenarnya dia pelakunya'.

"Anda tahu, saya ingat masa kecil dulu, saat kita dalam perdebatan di TK, kita mengatakan, 'siapa yang menuduh, sebenarnya dia pelakunya'," ucap Putin dalam siaran televisi pemerintah, seperti dilansir BBC.

"Dan itu bukan sebuah kebetulan, bukan hanya seorang anak berkata atau bercanda. Ini memiliki makna psikologis yang dalam. Kami selalu melihat ciri kita sendiri pada orang lain, dan berpikir mereka sama saja dengan kita. Dan sebagai hasilnya kita mengevaluasi tindakan (seseorang) memberinya penilaian."

Selanjutnya
Halaman
1 2