Israel Pamerkan Versi Terbaru Iron Dome, Bisa Cegat Drone-Rudal Bersamaan

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 16:11 WIB
A battery of Israels Iron Dome, designed to intercept and destroy incoming short-range rockets and artillery shells, is pictured in the Israeli-annexed Golan Heights near the border with Syria, on November 18, 2020. - Israeli warplanes struck Syria Wednesday, hitting Iranian targets and killing 10 Syrian and foreign fighters in what the Israeli army called a retaliatory attack after explosive devices were found near one of its bases on the occupied Golan Heights. (Photo by JALAA MAREY / AFP)
Ilustrasi -- Sistem pertahanan Iron Dome milik Israel (Foto: AFP/JALAA MAREY)
Tel Aviv -

Israel meluncurkan versi terbaru dari sistem pertahanan Iron Dome pada Selasa (16/3) waktu setempat. Disebutkan Israel bahwa teknologi baru itu mampu mencegat sejumlah drone, rudal dan roket secara bersamaan.

Seperti dilansir AFP, Rabu (17/3/2021), diketahui bahwa Iron Dome sudah digunakan untuk melindungi Israel dari tembakan roket dari Jalur Gaza dan Lebanon selama hampir satu dekade, sehingga mampu mempertahankan supremasi militer atas negara lainnya.

"Iron Dome diuji dalam berbagai skenario kompleks dan berhasil mencegat dan menghancurkan target yang mensimulasikan ancaman yang ada dan yang akan muncul," kata Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz.

Ancaman tersebut termasuk "intersepsi simultan dari beberapa UAV (kendaraan udara tak berawak) serta salvo roket dan sejumlah rudal," tambahnya dalam sebuah pernyataan.

"Versi baru dari sistem Iron Dome akan dikirim ke IAF (Angkatan Udara Israel) dan Angkatan Laut untuk penggunaan operasional dan akan memperkuat kemampuan pertahanan rudal multi-tingkat Israel," kata Gantz.

Pada 2007, Iron Dome secara resmi dipilih sebagai sistem pertahanan rudal Israel, tahun yang sama ketika kelompok Hamas menguasai Jalur Gaza. Awalnya sistem pertahanan itu dirancang untuk mencegat roket dan peluru artileri yang ditembakkan dari jarak empat hingga 70 kilometer (tiga hingga 45 mil).

Sejak 2011, Angkatan Udara Israel telah mengoperasikan Iron Dome dan berhasil menggagalkan ratusan serangan roket dari Gaza dan Suriah.

(izt/nvc)