Round Up

Yordania Tambah Panjang Daftar Menkes Dunia Mundur terkait Corona

Tim Detikcom - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 19:11 WIB
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Jakarta -

Sejak pandemi COVID-19 menyebar di seluruh dunia, sejumlah Menteri Kesehatan dari berbagai negara memutuskan mengundurkan diri sebagai bagian dari tanggung jawab moral mereka. Kini, Menteri Kesehatan Yordania, Nathir Obeidat juga mengundurkan diri usai enam pasien Corona yang tengah dirawat di Rumah Sakit As-Salt meninggal dunia.

Dilansir Reuters, Minggu (14/3/2021), Nathir Obeidat mundur pada Sabtu (13/3) sebagai bentuk tanggung jawab moral usai pasokan tabung oksigen mati dan menyebabkan keenam pasien itu meninggal dunia. Diketahui pasokan tabung oksigen yang mati itu terjadi di bangsal perawatan intensif, unit bersalin dan perawatan pasien Corona. Pasokan tabung oksigen mati selama satu jam.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan Perdana Menteri Bisher al Khasawneh meminta Menteri Kesehatan Nathir Obeidat untuk mengundurkan diri. Pihak pemerintah juga menyebut permintaan untuk mengundurkan diri itu sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Selain Menkes Yordania, berikut sederet Menkes Dunia yang juga mengundurkan diri terkait virus Corona :

Menkes Ekuador

Menteri Kesehatan Ekuador Catalina Andramuno, memutuskan mundur dari jabatannya pada 21 Maret 2020, beberapa jam setelah otoritas terkait mengumumkan lonjakan kasus infeksi COVID-19 di negara tersebut mencapai 500 orang.

Andramudo juga disebut mengundurkan diri tanpa memberikan keterangan lebih lanjut dan menunjuk Juan Carlos Zevallos yang merupakan seorang dokter yang telah bekerja di beberapa rumah sakit dan universitas sebagai penggantinya.


Menkes Belanda

Menteri Kesehatan Belanda Bruno Bruins mengundurkan diri pada 19 Maret 2020. Sebelum mundur, Bruins dilaporkan mengalami kolaps akibat kelelahan bekerja saat memimpin penanganan COVID-19.

Bruins juga jatuh pingsan ke lantai karena kelelahan pada rapat parlemen yang membahas penanganan virus Corona. Kondisi fisiknya yang lemah membuatnya tidak lagi mampu mengemban tugas terlebih ia disebut terus menerus mengikuti rapat yang tak kunjung berakhir.

Menkes Brasil

Menteri Kesehatan Brasil Nelson Teich mengundurkan diri pada 16 Mei 2020 setelah kurang lebih sebulan bekerja. Pengunduran dirinya juga disebut karena pandangannya yang sering berbeda dengan Presiden Brasil Jair Bolsonaro terkait penanganan wabah virus Corona COVID-19.

Nelson diketahui menolak permintaan Presiden Jair Bolsonaro memberikan obat klorokuin untuk pasien virus Corona. Ia juga terang-terangan tidak terlibat dalam kebijakan pemerintah Brasil yang berusaha kembali menjalankan ekonomi dengan membuka salon kecantikan, pusat kebugaran, dan pangkas rambut.

Menkes Selandia Baru

Menteri Kesehatan Selandia Baru, David Clark, mengundurkan diri pada 2 Juli 2020. Sebelum memutuskan mundur, Clark banyak mendapat kritikan lantaran melanggar kebijakan lockdown yang ia terapkan sendiri.

Bahkan, di saat Selandia Baru masih kewalahan menangani lonjakan kasus, Clark tertangkap basah berlibur bersama keluarnya ke pantai. Clark juga menyampaikan keberadaannya dengan tetap menjabat Menteri Kesehatan memicu 'gangguan yang tidak membantu' bagi upaya pemerintah menghadapi pandemi Corona.

Selanjutnya
Halaman
1 2