Round Up

5 Fakta Baru Pemenggalan Guru di Prancis yang Dipicu Kebohongan

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 06:48 WIB
People gather on Republique square during a demonstration Sunday Oct. 18, 2020 in Paris. Demonstrations around France have been called in support of freedom of speech and to pay tribute to a French history teacher who was beheaded near Paris after discussing caricatures of Islams Prophet Muhammad with his class. Samuel Paty was beheaded on Friday by a 18-year-old Moscow-born Chechen refugee who was shot dead by police. (AP Photo/Michel Euler)
Pemenggalan guru di Prancis picu aksi protes (Foto: AP/Michel Euler)
Jakarta -

Sejumlah fakta baru diungkap usai tragedi pemenggalan seorang guru sejarah di Prancis yang dipicu kebohongan terungkap. Diketahui sang guru, Samuel Paty, disebut menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di kelasnya pada Oktober tahun lalu.

Seperti dilansir dari media Inggris, The Guardian, Selasa (9/3/2021), berikut 5 fakta baru terkait insiden mengerikan yang memicu protes di publik Prancis ini yang diungkapkan siswi berinisial Z yang mengaku berbohong sehingga memicu tragedi tragis itu:

Siswi Diskors karena Bolos

Di hadapan hakim anti-teroris, siswi berinisial Z itu ternyata menjalani skorsing dari sekolahnya, sekolah menengah Conflans-Sainte-Honorine. Skorsing dilakukan usai dirinya kerap membolos dari sekolah.

Karena takut ayahnya marah, ia pun mengarang cerita dan membawa nama Samuel Paty untuk menyembunyikan fakta sebenarnya terkait skorsing dirinya.

Tak Ketahui Persis Tindakan Samuel Paty

Karena diskorsing akibat kerap membolos, siswi itu sebenarnya tak mengetahui secara persis apa yang dilakukan Samuel Paty saat membahas tema 'dilema' dalam salah satu kelasnya. Disebutkan dalam laporan sebuah media terkemuka Prancis, Le Parisien, pada Minggu (7/3) waktu setempat mengungkapkan secara detail kebohongan siswa itu. Ia mengaku tidak berada di dalam kelas saat Paty menunjukkan karikatur kontroversial Nabi Muhammad dari surat kabar satire Prancis, Charlie Hebdo, kepada siswanya.

Paty Tak Minta Siswa Muslim Keluar Kelas

Diketahui Paty sebenarnya tidak meminta siswa-siswa Muslim untuk keluar kelas saat dirinya menunjukkan karikatur kontroversial nabi Muhammad. Siswi itu mengarang cerita bahwa Paty meminta siswa-siswa Muslim di dalam kelasnya yang dianggap akan terkejut untuk menutup mata mereka atau berdiri sebentar di koridor.

Simak juga 'Ribuan Orang Demo di Paris Kecam Pemenggalan Guru di Prancis':

[Gambas:Video 20detik]