Round Up

Drama Wali Kota dan Polisi di Filipina Saling Tembak Gegara Curiga

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 20:32 WIB
Poster
ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Manila -

Berawal dari kecurigaan satu sama lain, seorang Wali Kota di Filipina bersama dua pengawalnya tewas dalam sebuah baku tembak dengan personel kepolisian setempat. Sementara itu, du polisi juga tewas dalam baku tembak yang sama.

"Saya hanya bisa berasumsi bahwa ini adalah pertempuran yang salah," ujar Komandan Polisi setempat, Brigadir Jenderal Ronaldo de Jesus.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (9/3/2021), dituturkan De Jesus berdasarkan laporan awal kepolisian setempat, insiden ini berawal saat polisi yang sedang melakukan patroli rutin tiba-tiba ditembak pada Senin (8/3) sore waktu setempat, oleh pengawal keamanan Wali Kota Catbalogan, Ronaldo Aquino, yang sedang melaju dengan sebuah van di Provinsi Samar.

Aksi balasan dilancarkan polisi dan menewaskan Aquino juga dua pengawalnya, termasuk salah satunya dari kepolisian. Pengawal Aquino lainnya menewaskan dua polisi, yang kendaraannya melaju di belakang van yang ditumpangi sang Wali Kota.

"Mereka memiliki kecurigaan dan melepas tembakan ke arah polisi kami dan pasukan kami membalas," tutur De Jesus kepada wartawan setempat.

Polisi tengah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.

Dalam video yang terekam sesaat usai insiden, menunjukkan penduduk setempat mengerumuni van warna putih yang ditumpangi Aquino, yang jendelanya pecah akibat tembakan dan badan kendaraan dipenuhi lubang peluru. Selongsong peluru berserakan di lokasi baku tembak yang ada di tengah jembatan setempat.

Anggota parlemen Filipina, Edgar Sarmiento, yang merupakan sahabat Aquino, menyebut sang Wali Kota sengaja menjadi target serangan. Namun De Jesus menegaskan polisi tidak mengejar Aquino dan saat itu sedang melakukan patroli rutin.