Kisah Pembelot Korut Nekat Berenang Selama 6 Jam Menuju Korsel

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 15:44 WIB
bendera Korut
ilustrasi
Seoul -

Seorang pembelot Korea Utara (Korut) nekat berenang melewati salah satu perbatasan negara itu menuju Korea Selatan. Dengan mengenakan pakaian selam dan sirip tiruan, ia berenang selama enam jam.

Pria itu, dilaporkan berusia 20-an tahun, mendarat di utara kota Goseong di pantai timur. Seperti dilansir AFP, Rabu (24/2/2021) menurut salah seorang pejabat Korsel, pembelot itu ditangkap saat tertidur.

"Dia mungkin telah berenang selama sekitar enam jam, mengenakan jaket empuk di dalam pakaian selam dan sirip. Pakaiannya tampaknya membuat tubuhnya tetap hangat dan memungkinkan dia untuk tetap bertahan," kata seorang pejabat Kepala Staf Gabungan Korsel, dikutip dari kantor berita Korsel, Yonhap.

"Arus pasang menguntungkan dia," kata pejabat tersebut.

Pasukan Bungling Korea Selatan tidak menyadari kehadiran pria itu meski beberapa kali muncul di CCTV. Bahkan setelah dia mendarat dan alarm pun berbunyi, pasukan Korsel belum juga menyadari keberadaannya. Hal ini pun menuai kritik keras dari media dan anggota parlemen oposisi.

Setelah keberadaannya terdeteksi, pria - yang menggunakan peralatan selam untuk menyeberangi laut di sekitar Zona Demiliterisasi - tidak ditangkap selama tiga jam kemudian.

"Arus pasang menguntungkan dia," kata pejabat tersebut.

Sang pembelot kemudian melepaskan peralatannya dan kemudian berjalan melalui saluran drainase di bawah pagar kawat berduri yang membentang di sepanjang pantai.

Selama lebih dari tiga jam, kamera pengintai menangkapnya delapan kali, alarm juga berbunyi sebanyak dua kali, namun penjaga perbatasan tidak menyadarinya.

Selanjutnya
Halaman
1 2