Militer Filipina Tangkap 9 Wanita terkait Rencana Serangan Bom

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 18:49 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi (Thinkstock)
Manila -

Militer Filipina menangkap sembilan wanita yang diduga merencanakan serangan bom dengan target-target militer. Penangkapan dilakukan di wilayah Jolo, yang merupakan markas kuat kelompok Abu Sayyaf.

Seperti dilansir AFP, Selasa (23/2/2021), militer Filipina dalam pernyataannya mengumumkan bahwa sembilan wanita itu ditahan dalam operasi penggerebekan di beberapa rumah yang ada di wilayah Jolo. Dari penggerebekan itu, terdapat perlengkapan pembuat bom yang disita.

Wilayah Jolo di Pulau Sulu yang banyak dihuni warga Muslim Filipina diketahui menjadi markas kuat kelompok Abu Sayyaf, yang menyatakan sumpah setia pada kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Komandan pasukan militer Filipina di Sulu, Mayor Jenderal William Gonzales, mengungkapkan bahwa sebagian besar wanita yang ditangkap merupakan anak atau janda dari para militan Abu Sayyaf yang tewas dan terdapat juga beberapa 'calon pengebom bunuh diri'.

"Ini menunjukkan betapa putus asanya para teroris yang tersisa, bersedia mengorbankan keluarga mereka hanya untuk membalas pasukan pemerintah," sebut Gonzales.

Secara terpisah, Letnan Satu Jerrica Manongo dari militer Filipina menuturkan kepada AFP bahwa wanita-wanita yang ditangkap telah dipantau karena memberikan 'dukungan finansial atau logistik kepada kerabat mereka' yang tergabung kelompok Abu Sayyaf.

Disebutkan juga bahwa wanita-wanita itu berencana menyerang tentara Filipina dengan bom rakitan.

Simak video 'Dua Terduga Teroris di Makassar Terlibat Bom Gereja Filipina':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2