Ditangkap AS, Istri El Chapo Diduga Terlibat Perdagangan Narkoba Internasional

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 12:03 WIB
(FILES) In this file photo Emma Coronel Aispuro,(C) wife of Joaquin El Chapo Guzman leaves from the US Federal Courthouse after a verdict was announced at the trial for Joaquin El Chapo Guzman on February 12, 2019 in Brooklyn, New York. - US authorities arrested the wife of jailed Mexican drug lord Joaquin El Chapo Guzman Loera February 22 as she arrived at Dulles International Airport outside of Washington, the Justice Department said.
Emma Coronel Aispuro, 31, faces charges of conspiracy to traffick cocaine, methamphetamine, heroin and marijuana for importation into the United States, it said. (Photo by KENA BETANCUR / AFP)
Emma Coronel Aispuro saat menghadiri sidang El Chapo di New York, AS, tahun 2019 lalu (AFP/KENA BETANCUR)
Washington DC -

Emma Coronel Aispuro, istri gembong narkoba ternama Meksiko, Joaquin 'El Chapo' Guzman, yang baru saja ditangkap Amerika Serikat (AS) diduga terlibat perdagangan narkoba internasional. Aispuro yang mantan ratu kecantikan ini didakwa mengimpor berbagai jenis narkoba ke wilayah AS.

Seperti dilansir CNN, Selasa (23/2/2021), Aispuro yang berusia 31 tahun ini ditangkap di Bandara Internasional Dulles pada Senin (22/2) waktu setempat. Dia diketahui memiliki kewarganegaraan ganda AS-Meksiko.

Departemen Kehakiman AS dalam keterangannya menyebut Aispuro menghadapi dakwaan bersekongkol mendistribusikan 1 kilogram atau lebih heroin, 5 kilogram atau lebih kokain, 1.000 kilogram atau lebih mariyuana dan 500 gram atau lebih methamphetamine untuk diimpor secara ilegal ke wilayah AS.

"Ada dugaan untuk meyakini bahwa, dari setidaknya pada atau sekitar tahun 2014 dan setidaknya atau sekitar 19 Januari 2017, Coronel secara sadar, secara sengaja, dan dengan sengaja berkonspirasi dengan Guzman dan yang lain (untuk mendistribusikan narkoba)," demikian bunyi dokumen Departemen Kehakiman AS.

Dokumen itu menyebut Biro Investigasi Federal (FBI) meyakini Aispuro menyalurkan pesan dari Guzman untuk letnannya, kaki tangannya dan empat anaknya sebelum dan selama Guzman dipenjara di Meksiko.

Jaksa-jaksa AS juga menyebut Aispuro bersekongkol dengan pihak lain untuk membantu suaminya kabur dari sebuah penjara di Meksiko pada 11 Juli 2015. Setelah Guzman ditangkap kembali di Meksiko pada Januari 2016, Aispuro diduga terlibat dalam perencanaan aksi suaminya untuk kabur dari penjara, sebelum akhirnya Guzman diekstradisi ke AS pada Januari 2017.

Aispuro akan dihadirkan dalam sidang perdana di Pengadilan Distrik AS di Washington DC via video conference pada Selasa (23/2) waktu setempat.

Selanjutnya
Halaman
1 2