Kasihan, Puluhan Paus Terdampar di Teluk Selandia Baru

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 12:40 WIB
People stand next to stranded pilot whales seen in the water on the beach in Golden Bay, New Zealand after one of the countrys largest recorded mass whale strandings on Friday, in this still frame taken from video released February 10, 2017. TV NZ/TV3 (NEW ZEALAND) via REUTERS TV   ATTENTION EDITORS - NO ACCESS NEW ZEALAND. NO ACCESS NEW ZEALAND INTERNET SITES / ANY INTERNET SITE OF ANY NEW ZEALAND OR AUSTRALIAN BASED MEDIA ORGANISATIONS OR MOBILE PLATFORMS. THIS IMAGE HAS BEEN PROVIDED BY A THIRD PARTY. EDITORIAL USE ONLY. NO RESALES. NO ARCHIVE. NEW ZEALAND OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN NEW ZEALAND. AUSTRALIA OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN AUSTRALIA.
Ilustrasi (dok. Reuters)
Wellington -

Petugas penyelamat berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan puluhan paus pilot yang terdampar di pantai Selandia Baru yang kerap menjadi lokasi terdamparnya paus. Beberapa paus di antaranya telah mati sebelum berhasil diselamatkan.

Seperti dilansir AFP, Senin (22/2/2021), Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC) menuturkan bahwa 49 paus pilot bersirip panjang ditemukan terdampar di area Farewell Spit yang berjarak 90 kilometer sebelah utara kota wisata Nelson di South Island, pada Senin (22/2) pagi waktu setempat.

Namun pada sore harinya, sebut DOC, sembilan paus di antaranya telah mati. Lebih dari 60 orang berupaya menjaga paus-paus yang masih hidup untuk bisa kembali ke laut saat air pasang.

"Petugas medis khusus untuk mamalia laut ini akan membantu mengapungkan kembali paus-paus ini dan merawat mereka di pantai, menjaga paus-paus itu tetap dingin dan basah sampai paus-paus itu dapat berenang kembali," sebut juru bicara DOC dalam pernyataannya.

Farewell Spit merupakan dataran pasir sepanjang 26 kilometer yang menjorok ke laut di area Golden Bay.

Dalam 15 tahun terakhir, setidaknya ada 10 insiden paus pilot terdampar di area tersebut. Yang paling terbaru terjadi pada Februari 2017 saat nyaris 700 paus terdampar, dengan 250 paus di antaranya akhirnya mati.

Para ilmuwan masih belum mengetahui secara jelas mengapai area pantai itu begitu mematikan bagi paus, meskipun salah satu teori menyebut bahwa area itu menciptakan dasar laut yang dangkal di kawasan teluk yang mengganggu sistem navigasi sonar pada paus.

(nvc/ita)