ADVERTISEMENT

Negara Barat Kecam Serangan Roket ke Pangkalan Militer AS di Irak

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 18:18 WIB
Media milik pemerintah Korea Utara melaporkan, Senin (30/3), Korea Utara sukses melakukan uji coba peluncuran roket-roket terbaru sehari lalu.
Ilustrasi (Foto: AP)
London -

Negara-negara Barat seperti Prancis, Jerman, Italia, Inggris dan Amerika Serikat (AS) ramai-ramai mengutuk keras serangan roket di pangkalan udara Amerika Serikat di wilayah Kurdistan Irak yang menewaskan seorang kontraktor asing.

Seperti dilansir AFP, Rabu (17/2/2021), sekitar selusin roket ditembakkan ke barat laut Erbil, ibu kota wilayah Kurdi di Irak pada Senin (15/2). Serangan itu melukai sedikitnya 14 orang, serta melukai seorang kontraktor yang bekerja untuk militer AS.

"Kami bersatu dalam pandangan kami bahwa serangan terhadap AS dan personel serta fasilitas koalisi tidak akan ditoleransi," kata Menteri Luar Negeri dari lima negara sekutu Barat dalam sebuah pernyataan bersama.

"Bersama-sama, pemerintah kita akan mendukung penyelidikan pemerintah Irak atas serangan itu dengan maksud meminta pertanggungjawaban mereka yang melakukannya," imbuh pernyataan itu.

Rentetan roket berukuran 107 mm - kaliber yang sama yang digunakan dalam serangan baru-baru ini di Baghdad - ditembakkan dari sekitar delapan kilometer (lima mil) sebelah barat Erbil.

Serangan itu tampaknya ditujukan ke kompleks militer di dalam bandara Erbil yang menampung koalisi pimpinan AS, yang membantu Irak memerangi militan sejak tahun 2014.

Namun serangan itu mengenai seluruh barat laut kota itu, termasuk di distrik pemukiman di mana mereka melukai lima warga sipil, kata Direktorat Kesehatan Erbil kepada AFP.

Seorang tentara AS juga terluka di bandara Erbil, lokasi tiga roket jatuh.

Simak Video: Tentara AS di Irak Diserang Roket

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT