China Tangkap Puluhan Tersangka Terkait Vaksin Corona Palsu

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 18:10 WIB
Virus corona: China diam-diam uji coba vaksin Covid-19 pada para pekerja
Ilustrasi (dok. BBC World)
Beijing -

Otoritas China tengah melakukan penindakan tegas terhadap berbagai tindak kejahatan terkait vaksin virus Corona (COVID-19). Puluhan tersangka ditangkap terkait sedikitnya 21 kasus kriminal terkait puluhan ribu vaksin Corona palsu.

Seperti dilansir Reuters, Senin (15/2/2021), kantor berita Xinhua News Agency melaporkan bahwa puluhan penangkapan dilakukan terkait praktik produksi dan distribusi vaksin Corona palsu, juga terkait kenaikan harga tak wajar dan vaksinasi ilegal.

Xinhua menyebut sedikitnya 70 tersangka ditangkap pada Rabu (10/2) lalu, dalam setidaknya 21 kasus kriminal terkait vaksin Corona. Kebanyakan kasus ini muncul saat tahap awal peluncuran vaksin Corona di China.

Menurut Xinhua, sekelompok tersangka meraup profit hingga 18 juta Yuan (Rp 38,7 miliar) dari produksi dan distribusi sekitar 58.000 vaksin Corona palsu, yang dibuat dari larutan garam atau air mineral. Pemimpin kelompok itu yang diidentifikasi sebagai Kong, ditangkap pada Natal tahun 2020 lalu.

Dalam beberapa kasus lainnya, sebut Xinhua, vaksin Corona palsu dijual dengan harga tinggi, termasuk dalam skema inokulasi darurat di rumah-rumah sakit, atau diselundupkan ke luar negeri.

Kejaksaan Agung China mendorong badan-badan regional untuk bekerja sama dengan polisi dalam tindakan cepat dan tak tergoyahkan untuk menindak aktivitas kriminal semacam itu.

Sejauh ini, otoritas China telah memberikan 40,52 juta dosis vaksin Corona kepada kelompok-kelompok prioritas. Negara ini berhasil mengendalikan sebagian besar kasus Corona dengan menerapkan lockdown ketat, melakukan tes massal yang luas dan langkah pelacakan ketat.

Pekan lalu, Xinhua melaporkan bahwa sindikat pemalsu vaksin Corona telah dibongkar di China. Dalam operasi di berbagai lokasi, termasuk Beijing, Shanghai dan Provinsi Shandong, Kepolisian China menangkap lebih dari 80 tersangka dan menyita lebih dari 3 ribu vaksin Corona palsu.

(nvc/ita)