Eks Penjaga Kamp Nazi Didakwa Atas 3.518 Pembunuhan, Usianya 100 Tahun

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 12:02 WIB
Jerman Peringati 25 Tahun Hari Korban Kejahatan Nazi Hitler
Ilustrasi (Foto: DW News)
Berlin -

Jaksa Penuntut Umum Jerman mendakwa seorang mantan penjaga kamp konsentrasi Nazi atas keterlibatan dalam 3.518 pembunuhan. Dakwaan itu dilakukan seiring Jerman berusaha membawa para pengikut Nazi yang masih hidup ke pengadilan.

Seperti dilansir AFP, Selasa (9/2/2021) pria berumur 100 tahun itu dituduh 'secara sadar dan bersedia' membantu pembunuhan para tahanan di kamp Sachsenhausen di Oranienburg, utara Berlin, antara tahun 1942-1945.

Dia dianggap layak untuk diadili meskipun usianya sudah lanjut, kata kantor kejaksaan umum di kota Neuruppin saat dimintai konfirmasi.

Kasus ini muncul beberapa hari setelah jaksa Jerman mendakwa mantan sekretaris di kamp konsentrasi Nazi, yang terlibat dalam pembunuhan 10.000 orang. Ini adalah kasus pertama dalam beberapa tahun terakhir yang menjerat seorang wanita.

Terdakwa yang kini berusia 95 tahun itu bekerja di kamp Stutthof di Polandia yang saat itu diduduki Nazi.

Sejak 2011 Jerman terus memburu mantan staf Nazi, di mana mantan penjaga kamp, John Demjanjuk, didakwa karena ia juga terlibat dalam pembunuhan di kamp Nazi.

Mereka yang dibawa ke pengadilan antara lain Oskar Groening, seorang akuntan di Auschwitz, dan Reinhold Hanning, mantan penjaga SS di kamp Nazi. Keduanya dihukum karena terlibat dalam pembunuhan massal pada usia 94 tahun, tetapi meninggal sebelum mereka bisa dipenjara.

Dalam putusan terbaru, mantan penjaga SS, Bruno Dey, dinyatakan bersalah pada usia 93 tahun dan dijatuhi hukuman percobaan dua tahun.

Sebuah kasus diajukan terhadap mantan penjaga lainnya di Stutthof pada bulan Juli atas keterlibatan dalam pembunuhan beberapa ratus orang.

Simak juga video 'Pakai Simbol Nazi, Iklan Kampanye Donald Trump Dihapus Facebook':

[Gambas:Video 20detik]




(izt/ita)