Tim Penyelamat Terus Cari 203 Orang yang Hilang Akibat 'Tsunami Himalaya'

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 18:35 WIB
Banjir bandang India yang dipicu longsornya gletser di kawasan Himalaya mengakibatkan sedikitnya 170 orang hilang. Proses pencarian korban masih terus dilakukan
Proses Pencarian Korban 'Tsunami Himalaya' di India Terus Berlanjut (Foto: AP Photo)
New Delhi -

Tim penyelamat India terus melakukan pencarian terhadap 203 orang yang hilang dalam bencana alam, yang oleh media lokal disebut sebagai 'Tsunami Himalaya'. Diyakini sejumlah orang terperangkap di dalam terowongan.

Seperti dilansir Reuters, Senin (8/2/2021) gelombang banjir itu menerjang proyek listrik hidro Rishiganga dan merusak proyek lainnya yang lebih besar di hilir sungai Dhauliganga, yang sedang dibangun oleh perusahaan negara NTPC.

"Delapan belas mayat telah ditemukan dari lereng gunung," kata para pejabat.

Sebagian besar yang hilang adalah orang-orang yang mengerjakan dua proyek tersebut, salah satu dari banyak proyek pembangunan yang dibuat pemerintah di pegunungan di negara bagian Uttarakhand tersebut.

"Sampai sekarang, sekitar 203 orang hilang," kata Menteri Negara Bagian Trivendra Singh Rawat.

Tim penyelamat difokuskan untuk mengebor jalan menuju terowongan di lokasi proyek pembangkit listrik tenaga air Tapovan Vishnugad. Diperkirakan sekitar 30 pekerja terjebak.

"Kami mencoba untuk membuka terowongan, panjangnya sekitar 2,5 km," kata Ashok Kumar, kepala polisi negara bagian. Dia mengatakan tim penyelamat telah masuk hingga kedalaman 150 meter ke dalam terowongan tetapi puing-puing dan lumpur memperlambat proses pencarian.

Belum ada kontak dengan siapa pun di dalam terowongan, kata pejabat lain. Alat berat telah digunakan dan pasukan anjing dibawa ke lokasi untuk membantu pencarian korban selamat.

Saksikan juga '192 Orang Hilang Akibat Longsor Gletser Himalaya, Diduga Jadi Korban':

[Gambas:Video 20detik]