Israel Kirim Pasokan Pertama Vaksin Corona ke Palestina

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 11:14 WIB
FILE - In this July 27, 2020, file photo, a nurse prepares a shot as a study of a possible COVID-19 vaccine, developed by the National Institutes of Health and Moderna Inc., gets underway in Binghamton, N.Y. The U.S. is poised to give the green light as early as Friday, Dec. 18, to a second COVID-19 vaccine, a critical new weapon against the surging coronavirus. Doses of the vaccine developed by Moderna Inc. and the National Institutes of Health will give a much-needed boost to supplies as the biggest vaccination effort in the nation’s history continues. (AP Photo/Hans Pennink, File)
Ilustrasi (AP Photo/Hans Pennink, File)
Ramallah -

Israel menyatakan pihaknya telah mengirimkan pasokan pertama vaksin virus Corona (COVID-19) untuk Palestina. Sedikitnya 2.000 dosis vaksin Corona buatan Moderna Inc telah dikirimkan oleh Israel ke Palestina pada pekan ini.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/2/2021), badan penghubung militer Israel untuk Palestina, COGAT, mengungkapkan bahwa ribuan vaksin Corona itu telah dikirimkan ke wilayah Tepi Barat dan akan digunakan oleh tim medis Otoritas Palestina.

Kementerian Kesehatan Palestina secara terpisah mengonfirmasi pengiriman pasokan pertama vaksin Corona dari Israel itu. Disebutkan Kementerian Kesehatan Palestina bahwa vaksin-vaksin Corona itu akan disuntikkan untuk para tenaga medis yang bekerja di fasilitas-fasilitas yang merawat para pasien Corona.

"Kelompok kedua orang-orang yang akan mendapatkan dosis vaksin adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun dan mereka yang menderita penyakit kronis," demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina.

Disebutkan juga bahwa Palestina mengharapkan untuk mendapatkan 50 ribu dosis vaksin Corona lagi dalam 'beberapa hari ke depan'. Namun tidak diungkapkan lebih lanjut sumbernya.

Seorang pejabat COGAT menyatakan bahwa otoritas Israel telah mengalokasikan 3.000 dosis vaksin Corona tambahan untuk Palestina.

Israel mencuat sebagai pemimpin dunia dalam vaksinasi Corona terhadap warganya. Sementara Otoritas Palestina juga berusaha sendiri untuk mendapatkan pasokan vaksin Corona untuk warganya dan diketahui telah memesan sejumlah vaksin Corona buatan Rusia, Sputnik V.

Pada Senin (1/2) waktu setempat, seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuturkan bahwa Palestina juga akan menerima 35 ribu - 40 ribu vaksin Corona dari program berbagi vaksin global COVAX dalam beberapa pekan ke depan.

(nvc/ita)