ADVERTISEMENT

Geser India, Kematian Corona di Meksiko Tertinggi Ketiga Dunia

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 16:07 WIB
Meksiko telah memulai vaksinasi virus Corona untuk warga negaranya. Para petugas di garis depan penanggulangan COVID-19 jadi sasaran utama vaksinasi tersebut.
Ilustrasi -- Tenaga medis di Meksiko divaksinasi Corona (dok. AP Photo/Ginnette Riquelme)
Mexico City -

Jumlah kematian akibat virus Corona (COVID-19) di Meksiko bertambah hingga melebihi 155 ribu orang. Dengan angka ini, Meksiko menggeser India sebagai negara dengan total kematian tertinggi ketiga di dunia setelah Amerika Serikat (AS) dan Brasil.

Seperti dilansir CNN, Jumat (29/1/2021), data penghitungan terbaru Johns Hopkins University (JHU) menunjukkan total 155.145 orang meninggal dunia akibat Corona di wilayah Meksiko sejauh ini.

Angka itu lebih banyak dari total kematian di India yang sejauh ini mencapai 154.010 orang. Diketahui bahwa populasi di India kini mencapai 1,35 miliar jiwa, atau lebih banyak 10 kali lipat dibandingkan Meksiko.

Meksiko kini ada di peringkat ketiga sebagai negara dengan total kematian akibat Corona terbanyak di dunia, setelah AS dengan 433.195 kematian dan Brasil dengan 221.547 kematian.

Total kasus Corona di Meksiko, menurut data JHU, sejauh ini mencapai 1.825.519 kasus.

Beberapa waktu terakhir, otoritas Meksiko berjuang memerangi wabah Corona yang semakin meluas di wilayahnya. Pada Kamis (28/1) waktu setempat, Kementerian Kesehatan Meksiko melaporkan 18.670 kasus baru Corona dan tambahan 1.506 kematian dalam sehari.

Pada Minggu (24/1) lalu, Presiden Andres Manuel Lopez Obrador dinyatakan positif Corona. Lopez Obrador dilaporkan mengalami gejala ringan dan langsung mendapatkan perawatan medis setelah terinfeksi Corona.

Dalam pernyataan terbaru, seperti dilansir AFP, otoritas Meksiko menyatakan kondisi Lopez Obrador mulai membaik dan kini tengah menjalani pemulihan.

(nvc/ita)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT