Boeing 737 MAX Akan Terbang Lagi di Eropa, Keluarga Korban Marah

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 14:32 WIB
Boeing 737 Max: Mantan orang dalam ungkap kekhawatiran baru soal keselamatan pesawat, mengeklaim bisa sebabkan tragedi di masa depan
Ilustrasi (dok. BBC Magazine)
Cologne -

Eropa akan mencabut larangan terbang untuk pesawat Boeing 737 MAX pada pekan ini. Pencabutan larangan terbang dilakukan setelah dilakukan pengkajian pendapat para pakar industri penerbangan dan para whistleblower.

Hal ini memicu kemarahan keluarga korban dari dua kecelakaan maut Boeing 737 MAX yang menewaskan 346 orang. Keluarga korban yang ada di Prancis menyebut langkah ini terlalu dini.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (26/1/2021), Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) sepakat untuk mencabut larangan terbang yang diberlakukan selama 22 bulan terakhir pada Boeing 737 MAX yang bermasalah.

Lampu hijau yang diberikan EASA akan mengakhiri krisis keselamatan yang berlangsung selama dua tahun setelah kecelakaan Boeing 737 MAX di Indonesia dan Ethiopia yang dikaitkan dengan perangkat lunak (software) kokpit yang catat.

Amerika Serikat (AS) telah mencabut larangan terbang untuk pesawat jenis yang sama pada November 2020, yang diikuti oleh Brasil dan Kanada. Sementara China, yang menjadi negara pertama yang meng-grounded Boeing 737 MAX, belum mengatakan kapan akan mengizinkan pesawat itu kembali terbang.

Setelah memberikan persetujuan sementara pada November 2020, EASA menyaring masukan dari 38 pakar, serta 'menerima langsung sejumlah laporan whistleblower yang kami analisis dan pertimbangan secara menyeluruh'.

Direktur Eksekutif EASA Patrick Ky, dalam pernyataannya pada Senin (25/1) waktu setempat, hasil analisis menunjukkan tidak ada masalah teknis baru.

Namun kelompok keluarga korban kecelakaan Boeing 737 MAX yang berbasis di Prancis, Solidaritas dan Keadilan, menyebut langkah itu 'prematur, tidak pantas dan bahkan berbahaya'.

Simak juga video 'KNKT 'Wanti-wanti' Lion Air hingga Boeing Cegah Kecelakaan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2