Joe Biden Akan Keluarkan Larangan Perjalanan Terkait COVID-19

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 09:36 WIB
Denver, USA - June 7, 2012: People traveling through security to the gates of Denver International Airport
Foto: Bandara Internasional Denver, AS (Getty Images/ivanastar)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan memberlakukan kembali larangan perjalanan terkait COVID-19. Larangan ini berlaku untuk sebagian besar warga negara non-AS yang telah berada di Inggris, Brasil, Irlandia dan sebagian besar Eropa.

Dilansir AFP, Senin (25/1/2021) seorang pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa Biden pada Senin (25/1) waktu setempat juga akan memperpanjang larangan untuk pelancong yang baru-baru ini berkunjung ke Afrika Selatan, di tengah peringatan adanya varian baru virus Coron yang lebih cepat menular. Varian ini juga sudah ditemukan di Amerika Serikat.

Sebelumnya, Biden pekan lalu memperketat aturan mengenakan masker dan memerintahkan karantina bagi orang-orang yang terbang ke Amerika Serikat, di saat dia berupaya mengatasi krisis virus Corona yang memburuk di AS.

Biden mengatakan bahwa jumlah kematian akibat COVID-19 kemungkinan akan meningkat dari 420.000 menjadi setengah juta kematian bulan depan - dan tindakan drastis diperlukan.

"Kita dalam keadaan darurat nasional. Sudah saatnya kita memperlakukannya seperti itu," katanya.

Pada hari-hari terakhirnya menjabat, Donald Trump mengumumkan bahwa larangan COVID-19 pada pelancong yang datang dari sebagian besar Eropa dan Brasil akan dicabut. Namun pemerintahan Biden mengatakan akan segera membatalkan aturan yang akan mulai berlaku pada 26 Januari itu.

Trump telah mengumumkan larangan awal pada 31 Januari 2020 bagi pelancong non-Amerika yang masuk dari China, guna menghentikan penyebaran virus Corona. Larangan itu diperpanjang ke negara-negara Eropa pada 14 Maret saat pandemi memasuki puncaknya.

(rdp/ita)