Program Amnesti, 170 PMI Telah Dipulangkan dari Oman Sejak November 2020

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 02:36 WIB
67 PMI di Oman Dilepas Usai Mendapatkan Amnesti dari Kesultanan Oman
ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)
Muskat -

KBRI di Muscat, Oman, telah memulangkan 170 pekerja migran Indonesia (PMI) sejak November 2020. Para PMI itu mengikuti program amnesti pemerintah Oman.

"Hingga Januari 2021, KBRI di Muscat Oman telah berhasil memulangkan 170 PMI yang mengikuti program amnesti Pemerintah Oman," ujar Duta Besar RI Mohamad Irzan Djohan dalam keterangannya, Senin (25/1/2021).

Dengan program ini, pemerintah Oman 'mengampuni' pekerja asing yang bekerja di luar prosedur resmi. Para PMI itu diperbolehkan meninggalkan Oman tanpa denda apapun.

Diketahui, 95 persen dari 6.000 WNI di Oman adalah PMI. Para pekerja tersebut terbelit beberapa kasus.

"Mulai dari penipuan dokumen, pekerjaan layaknya budak, korban human trafficking hingga pernikahan tidak resmi," lanjut Irzan.

Disinyalir, masih terdapat praktek-praktek ilegal yang dialami PMI. Salah satu yang menjadi sorotan yakni kasus-kasus human trafficking.

"Perkawinan di bawah tangan juga marak terjadi antara PMI yang mayoritas wanita dengan warga Oman atau WN lain seperti Bangladesh, India dan Pakistan," jelas Irzan.

Program Amnesti ini masih akan berlanjut hingga 31 Maret 2021.

(isa/isa)