Senat Tetapkan Lloyd Austin Jadi Menhan Kulit Hitam Pertama AS

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 10:05 WIB
(FILES) In this file photo taken on March 8, 2016 Army General Lloyd Austin III, commander of the US Central Command, speaks during a hearing of the Senate Armed Services Committee in Washington, DC. - US President-elect Joe Biden has chosen retired General Lloyd Austin to head his Defence Department, US media reported on December 7, 2020. Lloyd Austin, who led US troops into Baghdad in 2003 and rose to head the US Central Command, has been chosen by President-elect Joe Biden to be the first African-American secretary of defense. (Photo by Brendan Smialowski / AFP)
Lloyd Austin (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
Washington DC -

Senat Amerika Serikat (AS) meloloskan pensiunan jenderal militer Lloyd Austin sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dalam pemerintahan Presiden Joe Biden. Austin mencetak sejarah sebagai Menhan kulit hitam pertama dalam sejarah AS.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/1/2021), voting yang digelar Senat AS pada Jumat (22/1) waktu setempat menunjukkan 93 Senator mendukung dan hanya dua Senator yang menolak. Kedua Senator yang menolak berasal dari Partai Republik.

Kebanyakan Senator dari kedua partai -- Partai Demokrat dan Partai Republik -- menyatakan mereka senang bahwa Austin akan memimpin Pentagon atau Departemen Pertahanan AS hanya dua hari setelah Biden dilantik.

Saat transisi kekuasaan sempat terhalang oleh mantan Presiden Donald Trump yang bersikeras menyatakan dirinya menang pilpres, para politikus Partai Demokrat -- dan beberapa politik Partai Republik -- mendorong agar Senat AS sesegera mungkin menetapkan tim keamanan nasional yang ditunjuk Biden.

Senator Demokrat, Jack Reed, yang akan memimpin Komisi Angkatan Bersenjata Senat AS menekankan bahwa AS menghadapi berbagai tantangan saat ini, mulai dari pandemi virus Corona (COVID-19) hingga persaingan dengan China dan Rusia.

"Jenderal Austin merupakan pemimpin yang sangat berkualitas dengan karier yang panjang dan terhormat di militer AS," ujar Reed sebelum voting penetapan digelar.

"Kita memiliki China dan Rusia di luar sana dengan kemampuan yang kita tidak benar-benar percaya akan kita hadapi," timpal Senator Republikan, James Inhofe, yang juga mendukung penetapan Austin.

Tonton video 'PBB Sambut Baik Biden Bawa AS Balik ke Pakta Paris':

[Gambas:Video 20detik]