Anggota Parlemen AS Ketahuan Mau Bawa Pistol ke Ruang Sidang

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 19:09 WIB
Rep. Andy Harris (File photo)
Andy Harris (File Photo via CNN)
Washington DC -

Kepolisian Capitol Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki insiden saat seorang anggota parlemen AS dari Partai Republik dicegat petugas saat hendak membawa senjata api ke dalam ruang sidang DPR AS. Hal itu ketahuan saat dilakukan pemeriksaan dengan alat deteksi logam.

Seperti dilansir CNN, Jumat (22/1/2021), alat pendeteksi logam atau metal detector dipasang di dalam Gedung Capitol AS sejak pekan lalu, setelah terjadi penyerbuan dan kerusuhan yang dipicu para pendukung mantan Presiden Donald Trump pada 6 Januari lalu.

Pada Kamis (21/1) waktu setempat, anggota DPR AS dari Partai Republik, Andy Harris, yang mewakili wilayah Maryland membunyikan alarm saat berjalan melewati metal detector yang dipasang di luar ruang sidang DPR AS.

Seorang polisi yang bertugas, menurut seorang sumber pejabat Gedung Capitol, kemudian mendapati bahwa Harris membawa sebuah senjata api yang disembunyikan di pinggangnya.

Polisi itu melarang Harris masuk ke dalam ruang sidang, yang membuatnya meminta rekan sesama anggota DPR AS dari Partai Republik, John Katko, dari New York untuk menyimpan senjata apinya untuk sementara. Menurut laporan media, Katko menolak karena dia tidak memiliki izin untuk memegang senjata api.

Harris dilaporkan meninggalkan area tersebut dan kembali beberapa saat kemudian, lalu bisa masuk ke ruang sidang DPR AS tanpa membunyikan alarm pada metal detector.

Disebutkan sumber pejabat Gedung Capitol bahwa ini menjadi momen pertama saat anggota parlemen AS kedapatan membawa senjata api oleh metal detector yang dipasang di luar ruang sidang.

Selanjutnya
Halaman
1 2